in

BSU Akan Diterima Pekerja dengan Gaji Di Bawah Rp 3,5 Juta

Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Tengah.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah klaim akan memperluas jangkauan penerima subsidi upah (BSU) bagi pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta.

BSU ini akan dibagikan kepada pekerja yang berada di daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Sakinah mengungkapkan, program BSU tersebut akan segera direalisasikan dalam beberapa waktu dekat ini.

Pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut dari Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Ditjen PHI JSK) Kementerian Ketenagakerjaan untuk memutuskan pemberian bantuan upah itu kepada pekerja.

“Sesuai hasil virtual dengan Ditjen PHI JSK Kemenaker kami disuruh menunggu regulasi dari Meteri Ketenagakerjaan, semoga bisa dalam minggu ini,” tutur Sakinah kepada halosemarang.id, Selasa (27/7/2021).

Terkait jumlah pekerja yang menerima BSU, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab, dasar yang digunakan yaitu keikutsertaan pekerja pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Selain itu terdapat ketentuan lain yang harus dipenuhi oleh pekerja yang berhak mendapatkan bantuan subsidi upah ini, seperti sektor pekerjaan dari pekerja.

“Mendasari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terus ada ketentuan lain seperti sektor dan gaji,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun halosemarang.id, sektor pekerja yang akan mendapatkan BSU yaitu yang berada industri, perdagangan, barang konsumsi dan jasa. Tidak termasuk jasa transportasi, pendidikan, kesehatan, dan industri properti.

Sementara terdapat 26 daerah di Jawa Tengah dengan kriteria PPKM Level IV meliputi Kabupaten Jepara, Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Klaten, Kebumen, Banyumas, Wonosobo, Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Semarang, Purworejo, Kendal, Karanganyar, Demak, Batang, Banjarnegara, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, dan Kota Pekalongan.(HS)

Share This

Hamil dan Ber-APD Lengkap, Bidan di Karanganyar Ini Dipuji Ganjar

Ganjar Ingatkan Meski Pandemi Tetap Kontrol Ibu Hamil dan Stunting