in

BPBD Surakarta Terima Bantuan 13.400 Masker dari BNPB

Acara penyerahan bantuan dari BNPB kepada BPBD Solo, di Kantor BPBD Surakarta. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – BNPB memberikan bantuan 13.400 buah masker kepada BPBD Surakarta, dalam rangka mendukung upaya penanganan Covid-19. Bantuan ini nantinya akan diberikan kepada masyarakat Surakarta, melalui tim-tim sukarelawan di Kota Surakarta.

Penyerahan bantuan masker dilakukan secara simbolis oleh Kasubdit Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Pambudi, kepada Perwakilan BPBD Provinsi Jawa Tengah dan Plt Kepala BPBD Kota Surakarta, Indradi, untuk kemudian diteruskan kepada lima tim relawan. Para relawan itu dari Pramuka Peduli, Rajawali Merah Putih, Banser Siaga Bencana (Bagana), Remilbasta dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Bantuan diterima Plt Kepala BPBD Kota Surakarta, Indradi, Kamis (29/7) di Kantor BPBD Surakarta.

“Nantinya masker akan dibagikan kepada tim-tim relawan, yang tersebar di 54 kelurahan di Kota Surakarta,” kata Plt Kepala BPBD Kota Surakarta, Indradi seperti diirlis Surakarta.go.id.

Ketika melakukan pembagian masker, nantinya relawan harus mengungggah bukti berupa dokumentasi penyerahan masker, melalui aplikasi yang disediakan inaRISK atau melalui Deskrelawanpb.bnpb.go.id/covid-19.

“Relawan yang membagikan masker, diwajibkan untuk mendokumentasikan pembagian masker yang diunggah melalui aplikasi yang disediakan BNPB,” kata dia.

Kasubdit Perencanaan dan Pemenuhan Kebutuhan Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Pambudi, mengatakan pemerintah membutuhkan peran masyarakat dalam menanggulangi Covid-19.

“Kami sadar pemerintah tidak bisa sendirian dalam menanggulangi Covid-19. Unsur relawan dan lembaga masyarakat, perlu membantu membagikan masker,” kata Pambudi

Pembagian bantuan masker oleh BNPB tersebut, untuk menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo, kepada jajaran pemerintah agar menggalakkan Gerakan Pakai Masker, sebagai bagian dari penerapan protokol kesehatan.

Harapannya masyarakat Surakarta dapat menggunakan masker sebagai upaya penanganan pandemi yang masih ada di antara kita, dengan menerapkan protokol kesehatan 3M. (HS-08)

Share This

Warung Makan di Boyolali Mulai Terapkan Waktu Makan 20 Menit

Paguyuban Warga Klaten Sumbang 100 Tabung Oksigen