in

BPBD Kota Semarang: Lima Rumah Warga Rusak Akibat Puting Beliung

Petugas BPBD Kota Semarang menunjukan atap rumah warga yang rusak setelah diterjang angin puting beliung, di Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Sabtu (24/9/2022).

HALO SEMARANG – Sejumlah rumah warga di wilayah Kota Semarang mengalami kerusakan ringan terutama pada bagian atap rumah, setelah tertimpa pohon yang bertumbangan akibat diterjang angin kencang pada Jumat (23/9/2022) malam. Rumah warga yang rusak ini tersebar di Kecamatan Ngaliyan, seperti Podorejo, dan Wonosari.

Nampak, rumah warga yang atapnya dari asbes pecah dan terlihat bolong setelah tertimpa pohon berukuran cukup besar yang tumbang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono mengatakan, kejadian angin puting beliung pada Jumat (23/9/2022) malam sekitar pukul 20.00 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur Kota Semarang dan sekitarnya. “Sehingga dampak kejadian ini membuat sejumlah atap rumah warga rusak. Tidak ada korban jiwa ataupun luka pada musibah tersebut,” katanya, Minggu (25/9/2022).

Dikatakan dia, di Kecamatan Ngaliyan, ada dua rumah warga yang tertimpa pohon durian. “Penyebabnya ditimpa pohon saat hujan deras disertai angin kencang. Yakni di Dukuh Palir, RT 3, RW 3, Kelurahan Podorejo. Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami mendatangi lokasi dan memberikan bantuan,” imbuhnya.

Sedangkan di Kelurahan Wonosari, sebanyak tiga rumah warga yang porak poranda akibat diterjang angin puting beliung. Rumah warga rusak di bagian atapnya, nampak hancur karena terbawa angin usai kejadian itu. “Yakni di Jalan Wonosari Selatan, RT 2, RW 9, Kelurahan Wonosari, Ngaliyan. Kejadiannya sekitar pukul 20.00 WIB, akibatnya membuat atap rumah warga dari seng dan genting berjatuhan ke tanah,” pungkasnya.

Pihaknya juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem di musim pancaroba ini. Hal ini berdasarkan peringatan dini dan prakiraan cuaca dari BMKG yang mengimbau warga untuk hati-hati dan mengenali tanda-tanda di lingkungan sekitar yang rawan terjadi bencana, yang masih akan berpotensi pada bulan September ini.(HS)

Cover Lagu “Hati-hati di Jalan”, Kini Nirmala Makin Produktif

Memasuki Musim Hujan, PMI Kendal Gembleng Relawan Antisipasi Kejadian Bencana