in

Bocah 15 Tahun asal Magelang Jadi Pelaku Pembunuhan Sadis Terhadap Temannya

Korban WA (12) yang ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kopi yang berada di Dusun Kopen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang usai dibacok IL (15) menggunakan clurit.

HALO SEMARANG – Seorang bocah berusia 15 tahun berinisial IL menjadi pelaku pembunuhan sadis terhadap temannya berinisial WA (12) warga desa Baleagung, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Kapolres Magelang AKBP M Sajarod Zakun menjelaskan kasus ini terungkap setelah kepolisian menerima informasi terkait penemuan jasad korban yang dipenuhi luka. Setelah mendapat laporan tersebut, kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Alasan pelaku diamankan karena diketahui sebagai orang yang terakhir bersama korban.

“Ketika diperiksa dia mengaku melakukan pembunuhan dan menunjukkan lokasi dimana dia meninggalkan jenazah korban WA,” ujar Kapolres dalam keterangan tertulis yang diterima Sabtu (6/8/2022).

AKBP Sajarod menjelaskan, kejadian bermula pada Rabu (3/8) sekira pukul 16.00 WIB, korban dijemput pelaku di rumahnya dengan beralasan mengajak korban untuk fotocopy tugas sekolah. Dengan dibonceng mengendarai sepeda motor, korban malah dibawa ke areal perkebunan kopi yang berada di Dusun Kopen, Desa Baleagung, Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang.

“Korban diajak mengendarai motor. Namun di tengah perjalanan, korban dibawa pelaku ke areal perkebunan kopi yang telah ditentukan oleh pelaku, dimana pelaku sebelumnya sudah menyiapkan senjata tajam (clurit),” jelasnya.

Sampai di lokasi kejadian, kemudian terjadi cekcok dan perkelahian. Saat berkelahi, korban sempat memukul pelaku sebanyak dua kali menggunakan tangan kosong, namun pelaku membalasnya dengan menyabetkan clurit yang sudah disiapkan hingga berakhir dengan hilangnya nyawa korban WA.

“Korban sempat memukul pelaku, namun pelaku membacok dan memukul korban dengan kayu beberapa kali, termasuk di bagian kepala,” paparnya.

Setelah dipastikan meninggal, mayat korban kemudian diangkat ke tengah areal kebun dan ditinggal pulang ke rumah. Kejadian terungkap setelah keluarga WA melaporkan kehilangan anggota keluarga ke Polsek Grabag.

“Pada hari Kamis, sekira pukul 14.00 pelaku mengakui telah membunuh korban dan meninggalkan mayatnya di areal perkebunan kopi,” terang Kapolres.

Atas perbuatannya, IL diancam dengan pasal pembunuhan berencana dan atau kekerasan terhadap anak yang menyebabkan mati sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 KUHPidana dan atau Pasal 80 ayat (3) UURI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No.23 tahun 2002 tentang Perindungan Anak. (HS-06)

Musim Baru, Regulasi Baru

Gelar Rapat Pengurus, ISSI Kendal Mantapkan Event Gowes Wisata dan Pra Porprov