in

BNPT RI dan Universitas Tidar Dukung Deradikalisasi di Temanggung

Acara penandatanganan kerja sama BNPT RI dengan Universitas Tidar Magelang, dalam pelaksanaan program deradikalisasi berbasis kesejahteraan, di Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Bansari, Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. (Foto : bnpt.go.id))

 

HALO TEMANGGUNG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI), bersinergi dengan Universitas Tidar Magelang, melaksanakan program deradikalisasi berbasis kesejahteraan, di Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) Bansari, Temanggung, Provinsi Jawa Tengah.

Kepala BNPT RI Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel, dalam penandatanganan kerja sama dengan PTN itu, Sabtu (6/5/2023) mengatakan, mitra deradikalisasi (mantan narapidana terorisme) dan masyarakat sekitar, akan dilatih mengolah dan memanfaatkan lahan pertanian serta kehutanan.

Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan hanya para mantan napi terorisme, melainkan juga warga sekitar.

“Semoga bisa kita manfaatkan lahan KTN ini,  tanah negara ini, untuk kesejahteraan masyarakat,  konservasi, pelestarian alam dan juga penelitian,” kata Rycko Amelza, seperti dirilis bnpt.go.id.

Kepala BNPT pun memberikan apresiasi kepada Universitas Tidar, yang telah menunjukkan komitmen untuk membantu pemanfaatan lahan KTN.

Menurut Jenderal Bintang Tiga Kepolisian ini, sudah sewajarnya seluruh elemen bangsa ikut membantu pemanfaatan lahan KTN, karena memiliki andil penting dalam proses deradikalisasi.

KTN diharapkan berhasil memberikan kesempatan mitra deradikalisasi  untuk berbaur dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan di bidang ekonomi.

“Kita berikan kesempatan kepada kawan-kawan kita (mitra deradikalisasi) untuk dapat kesempatan berusaha, bergabung dengan masyarakat melakukan kohesi sosial serta meningkatkan kesejahteraan di bidang ekonomi,” jelasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Tidar, Prof Dr Sugiyarto MSi mengatakan pihaknya telah siap mendukung KTN Temanggung, baik dari segi dukungan pelatihan dan juga penelitian.

“Kami siap mendukung pemanfaatan lahan KTN untuk masyarakat Temanggung dan program deradikalisasi BNPT RI. Kami pun bersinergi satu dan lainnya,” kata dia.

Kesiapan perguruan tinggi ini untuk mendukung program KTN Temanggung, antara lain dibuktikan dengan pembukaan 8  prodi baru, yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan pertanian seperti teknologi pangan, agrobisnis dan lain sebagainya.

Pihaknya juga memiliki laboratorium terpadu dan alat pengolahan biji kopi, yang siap menampung dan memproses hasil kopi dari kawasan KTN Temanggung.

Dalam penandatanganan piagam kerja sama dengan Universitas Tidar, Kepala BNPT RI didampingi oleh Sestama BNPT RI, Bangbang Surono; Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT RI, Mayjen TNI Nisan Setiadi;  Kasatgas Sinergisitas BNPT RI Laksamana Pertama Joko Sulistyanto; dan Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas BNPT RI, Brigjen TNI Roedy Widodo. (HS-08)

Kemenkes Pastikan Kesehatan Para Jemaah Haji

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (7/5/2023)