BNNK Batang Terapkan Protokol Kesehatan dalam Perekrutan Petugas Keamanan

Calon tenaga pengaman BNNK Batang, menjalani seleksi perekrutan. (Foto:Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang, merekrut petugas keamanan. Proses seleksi pun dilaksanakan secara terjadwal, untuk mencegah kerumunan, dan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Proses perekrutannya memang ada sedikit perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, mulai dari pengumuman secara online, seleksi administrasi dan tes kesamaptaan jasmani. Dalam setiap kali calon petugas masuk ke ruangan untuk mengikuti seleksi, yang bersangkutan wajib menjalani pengukuran suhu tubuh, tes kesehatan dari klinik BNN seperti tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan.

“Tes yang harus mereka jalani kebugaran, peraturan baris-berbaris dan psikotes yang diakhiri dengan wawancara. Dikarenakan masih pandemi suasana tes pun kami buat sesuai protokol kesehatan, seperti saat tes lari yang seharusnya bersama-sama tapi dilakukan sendiri-sendiri selama 12 menit, push-up dan lari membentuk angka 8, sedangkan yang ditiadakan sit-up karena posisi yang berhadapan,” kata Kepala BNNK Batang, AKBP Windarto, usai meninjau proses seleksi perekrutan petugas keamanan di halaman Kantor BNNK Batang, seperti dirilis Batangkab.go.id, Minggu (15/12).

Dalam proses wawancara pun, akan dilakukan dengan proses vidio call, sehingga tidak bertatap muka dan itu pun dilaksanakan pada pekan depan.

“Pendaftar keseluruhan 28 orang dan yang lolos seleksi administrasi ada 14. Kami akan mengambil 6 orang untuk menjadi petugas keamanan,” jelasnya.

Windarto mengharapkan, apabila diantara mereka ada yang lolos, sebagai petugas keamanan harus memiliki rasa disiplin, mental dan dedikasi serta loyalitas yang tinggi.

“Mereka adalah garda terdepan untuk pengamanan, termasuk di masa pandemi harus menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan diterapkan. Jika ada tamu atau karyawan mau masuk tapi tidak pakai masker, harus balik kanan dan memakai masker sampai mengarahkan untuk mencuci tangan di depan,” kata dia.

Salah satu calon petugas keamanan, Ade Wahyu Prasetyo menuturkan, tes seleksi di masa pandemi ini memang sudah selayaknya jika menerapkan protokol kesehatan, karena kondisi yang mengharuskan semuanya patuh terhadap aturan, demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

“Tes kali ini saya disuruh lari 12 menit, push-up dan shuttle run. Kalau diterima sebagai petugas keamanan, harus selalu disiplin menjalankan tugas sesuai SOP, tidak meninggalkan pos sewaktu-waktu tanpa alasan yang mendesak,” tuturnya.

Dia menyatakan keyakinan, meski seleksi digelar saat pandemi, tidak merasa khawatir karena setiap pagi dilakukan cek suhu tubuh, mencuci tangan dan semua peserta memakai masker serta saling menjaga jarak. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.