in

BNNK Batang Akan Lebih Keras Cegah dan Berantas Narkoba

Kepala BNNK Batang, Khrisna Anggara (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang akan berupaya lebih keras, untuk melakukan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), terutama berkaitan dengan perkembangan wilayah Batang.

Kepala BNNK Batang, Khrisna Anggara mengatakan saat ini Kabupaten Batang mulai berkembang, seiring dengan pembangunan Kawasn Industri Terpadu (KIT).

Menurut dia, adanya KIT Batang memiliki nilai postif bagi masyarakat. Dengan adanya kawasan industri ini, akan muncul peluang kerja baru. Selain mengurangi angka pengangguran, hal ini tentu dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Adapun bagi Pemkab Batang, KIT juga merupakan peluang untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Walaupun demikian, kerawanan penyalahgunaan narkoba juga meningkat. “Hanya saja harus diantisipasi, karena kemungkinan tenaga kerja yang datang dari luar negeri, rawan menyalahgunakan obat-obatan terlarang,” kata dia, Jumat (5/2), seperti dirilis Batangkab.go.id.

Berdasarkan survei yang dilakukan BNN di tahun 2019, pekerja merupakan salah satu yang rawan melakukan penyalahgunaan narkoba, selain pelajar dan masyarakat umum.

“Pekerja berpotensi besar menjadi penyalahguna narkoba, terutama jenis stimulan. Efek yang harus diwaspadai dari stimulan adalah meningkatkan mobilitas dan stamina. Perlu diketahui banyak pekerja yang mengkonsumsinya karena faktor ketidaktahuan, namun jika dikonsumsi berkelanjutan pasti akan menimbulkan ketergantungan,” jelasnya.

Karena itu dia juga meminta masyarakat untuk waspada. Jangan sampai ada yang kemudian menjadi pengguna atau pengedar narkoba.

Bagi BNNK Batang, walaupun pandemi Covid-19 masih berlangsung, upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika akan terus dilakukan.

Hal itu karena bandar atau pengedar, akan selalu mencari celah untuk mengedarkan barang haram itu. “Kami tetap sesuai dengan program dan kegiatan yang telah tersusun, namun tetap terbuka terhadap program kegiatan baru yang direalisasikan di Batang,” kata dia.

Lanjut dia, BNNK Batang akan lebih memperkenalkan keberadaannya maupun program-program kerja di bidang pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada masyarakat.

“Kami juga akan lebih intensif membangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda dan pihak terkait. Kami berusaha berkunjung dan sudah diawali dari Bupati Batang Wihaji, dilanjutkan Wakil Bupati Suyono hingga dinas terkait untuk menjelaskan program kerja, sehingga dapat mendukung sesuai tugas dan fungsinya,” kata dia.

Khrisna Anggara juga menyatakan sependapat dengan Bupati, bahwa sangat penting untuk mengedukasi masyarakat, agar mereka memahami dampak buruk penyalahgunaan narkoba.

“Setelah diedukasi dengan benar, masyarakat bisa memilih bahwa ini tidak baik untuk masa depan mereka,” ujarnya.

Pihak lain yang harus mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah perusahaan. Perusahaan akan menulai kerugian, apabila mempekerjakan pecandu narkoba.

“Tidak akan ada perusahaan yang mau mempekerjakan pengguna narkoba, karena akan berpengaruh pada tingkat produktivitas, keselamatan kerja. Karena itu dibutuhkan keterlibatan perusahaan, untuk merekrut karyawan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” kata dia. (HS-08)

Share This

LPEI Jalin Kerja Sama Penjaminan Kredit dengan BTN

Pejabat Struktural Diskominfo Kota Tegal Tandatangani Perjanjian Kinerja 2021