in

BKKBN Sediakan Vaksin Untuk 220 Ribu Sasaran di Boyolali

Bupati Boyolali M. Said Hidayat (tengah), meninjau vaksinasi berbasis keluarga di kantor DP2KBP3A Boyolali. Rabu (29/9). (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Berbagai fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Boyolali, kini tidak hanya melayani kontrasepsi, tetapi juga vaksinasi Covid-19. OPD tersebut juga menyediakan vaksin untuk 220 orang

“Yang selama ini hanya memberikan pelayanan kontrasepsi saja, tetapi sekarang akan kita tambahkan untuk bisa memberikan pelayanan vaksin. Jadi nanti untuk vaksinasi Covid-19 ini akan semudah orang mendapatkan akses untuk ber-KB,” kata Kepala DP2KBP3A Boyolali, Ratri S Survivalina, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Sementara itu DP2KBP3A Boyolali, Rabu (29/09) telah memulai vaksinasi berbasis keluarga. Lina mengatakan total vaksin yang didistribusikan ke Kota Susu, sebanyak 220 ribu dosis dan akan diberikan secara bertahap oleh DP2KBP3A, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Forum Anak Kabupaten Boyolali.

Adapun dalam kegiatan tersebut, sudah ada 100 warga yang mendaftar. Masyarakat bisa memperoleh pelayanan vaksinasi, dengan terlebih dulu mendaftar melalui tautan yang telah disediakan oleh DP2KBP3A Kabupaten Boyolali. Bisa pula dengan datang langsung ke kantor DP2KBP3A Kabupaten Boyolali.

Sementara itu, Bupati Boyolali M Said Hidayat, yang meninjau vaksinaso massal tersebut, memberikan apresiasi. Menurut Said Hidayat, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan mempercepat penyebaran vaksinasi di Kabupaten Boyolali.

“Untuk persentase sampai dengan laporan kemarin sudah mencapai kurang lebih 57 persen kita harapkan dapat segera terkejar di angka 70 persen. Karna ini juga menjadi tolak ukur PPKM yang kita hadapi bersama ini untuk menurunkan level,” kata Bupati Bupati Said. (HS-08)

Share This

Stok Melimpah, Vaksinasi di Klaten Sudah 55 % dan Terus Meningkat

Desa Sumur, Tamansari Gelar Merti Desa Secara Terbatas