in

Bioskop di Kota Pekalongan Buka, Pengunjung Harus Gunakan PeduliLindungi

Foto : Pekalongankota.go.id

 

HALO PEKALONGAN – Masyarakat Kota Pekalongan, kini kembali memiliki kesempatan untuk menonton bioskop, sejak tempat-tempat hiburan tersebut dibuka 16 September lalu.

Walaupun demikian pengusaha bioskop, juga mewajibkan penonton untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi, untuk membuktikan bahwa mereka telah divaksin.

Manajer Cinema XX1 Transmart, Imam Jamil mengatakan pihaknya memang menerapkan protokol kesehatan ketat, untuk mencegah penularan Covid-19. Bahkan anak usia kurang dari 12 tahun pun, masih belum boleh masuk ke bioskop.

Di dalam gedung pun, pihaknya mewajibkan penonton untuk duduk berjarak. “Kapasitas maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau dan kuning dalam PeduliLindungi yang boleh masuk. Jadi untuk kursi, sistemnya satu kosong satu, kapasitas maksimal berarti setengah dari 198,”  kata Imam, seperti dirilis Pekalongankota.go.id.

Imam menjelaskan pihaknya juga rutin melakukan penyemprotan desinfektan berstandar internasional, yakni seperti desinfektan di pesawat.

“Untuk setiap harinya, film yang diputar yakni 3-4 saja, karena juga ada pembatasan operasional selama PPKM Level 2 ini, yakni tutup pukul 21.00 wib,” kata dia.

Imam berharap Covid-19 segera berakhir sehingga ketika bioskop kembali buka industri film di Indonesia juga akan bergeliat lagi.

Sementara itu, kaitannya dengan akses masuk ke mall, Fresh Manager Transmart Pekalongan, Puji Hartono mengatakan selain memeriksa suhu tubuh dan mengetatkan masker, penggunaan scan aplikasi peduli lindungi dilakukan agar pengunjung merasa aman dan nyaman saat masuk ke pusat perbelanjaan tanpa khawatir terpapar Covid-19.

Berbeda dengan bioskop, anak usia di bawah 12 tahun juga sudah diperbolehkan masuk ke dalam dengan catatan menerapakan protokol kesehatan ketat. (HS-08)

Share This

Dinkes Kota Pekalongan Gencar Sosialisasikan POPM Filariasis

Desa Sendang di Wonogiri Peringkat Pertama Nasional Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik