in

Bidik Anak Muda, Mahasiswa Undip Sosialisasi Prospek Bisnis E-Commerce

Mahasiswa Undip Semarang laksanakan Program Webinar sosialisasi Prospek Bisnis E-Commerce melalui Sarana Pembelajaran Video Edukasi.

 

HALO BATANG – KKN Universitas Diponegoro yang dilaksanakan pada tahun 2021 ini diusung dengan Tema “Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s)” dan dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa dengan melaksanakan dua program kerja monodisiplin.

Seperti kegiatan KKN yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro di Kelurahan Watesalit, Kabupaten Batang ini mengambil tema Edukasi Transformasi Bisnis Offline dan Prospek Bisnis E-Commerce di Situasi Pandemi, yang dikemas dengan bentuk video edukasi dan ditayangkan melalui webinar kewirausahaan yang dilaksanakan pada Kamis, (28/7/ 2021).

Mahasiswa KKK Undip Semarang, Muhammad Zulfikar Pradipta mengatakan, sosialisasi yang dilakukan pun menargetkan para anak muda.

Hal ini dikarenakan para generasi muda cenderung memiliki pengetahuan lebih akan teknologi yang diharapkan dapat memudahkan proses sosialisasi melalui webinar.

“Perencanaan program mahasiswa ini pun berangkat dari ide bahwa adanya keharusan situasi para pelaku usaha untuk berpikir mengenai bagaimana penyesuaian strategi usaha yang sedang dijalankan selama pandemi Covid-19. Salah satu solusinya yaitu dengan melakukan penerapan bisnis e-commerce untuk mendorong tingkat penjualan, khususnya terhadap pola bisnis yang semulanya berjualan secara offline dan belum menerapkan metode bisnis e-commerce,” katanya.

Sebelumnya, kata dia,  Menteri Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Teten Masduki mengatakan, bahwa pola konsumsi masyarakat di situasi pandemi mulai mengalami perubahan sedikit demi sedikit, yakni beralih dari offline menjadi online. Hal tersebut mengindikasikan bahwa “Stay at Home Economy” mungkin akan menggeser pola perekonomian di masa yang akan datang.

“Situasi pandemi ini bukan menjadi sebuah tantangan, melainkan menjadi satu kesempatan bagi masyarakat dalam usaha untuk meningkatkan usaha mereka melalui sistem perdagangan elektronik. Sehingga pandemi justru menjadi momentum bagi para pelaku usaha, khususnya anak muda untuk membuktikan bahwa produk-produk mereka dapat dipasarkan dengan luas melalui jalur digital,” terang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional (HI) Undip ini.

Selain meningkatkan tingkat perekonomian pelaku usaha, lanjut dia,  bentuk usaha e-commerce ini juga sekaligus dapat meningkatkan kreativitas usaha yang dijalankan oleh anak muda sebagai salah satu jenis perilaku bisnis yang adaptif terhadap situasi seperti sekarang ini.

Fathir (28), salah satu partisipan webinar mengatakan, bahwa transformasi bisnis dari offline menjadi online ini tidak bisa dipungkiri menjadi salah satu prospek yang sangat menjanjikan.

Apalagi jika melihat situasi saat ini yang serba online, tentu bisnis e-commerce bisa dikatakan lebih efektif dan efisien untuk dilakukan.

“Program yang dilaksanakan ini diharapkan dapat membantu anak muda di Kelurahan Watesalit, Kabupaten Batang yang kaitannya dengan pemberlakuan bentuk penyesuaian strategi penjualan di situasi pandemi sehingga nantinya mampu menciptakan bentuk usaha yang berkelanjutan,” pungkas Fathir.(HS)

Share This

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Sabtu (31/7/2021)

Kebakaran di Pasar Banjardowo, 7 Kios PKL Hangus Terbakar