BI Jateng Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Soekowardojo.

 

HALO SEMARANG – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Soekowardojo menyatakan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya strategis guna Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Di tengah pandemi Covid 19, BI terus meningkatkan kapasitas usaha mikro kecil menengah (UMKM) Jateng.

Selain itu, BI juga membantu dalam upaya menarik investor agar mau berinvestasi di wilayah ini.

“Sektor di Jateng yang masih bisa diungkit sebagian besar berdasarkan data BPS Jateng banyak terkait sektor produksi dan industri makanan,” katanya.

Berdasarkan data per 2 September 2020, restrukturisasi kredit perbankan di Jateng telah mencapai angka Rp 58,34 triliun dengan debitur yang telah direstrukturisasi sebanyak 1.143.714 account.

Komposisi restrukturisasi terhadap mikro mendominasi restrukturisasi yang dilakukan perbankan, yaitu sebesar Rp 20,57 triliun atau 35,27% dari total restrukturisasi.

Program PEN lainnya yaitu pemberian subsidi bunga, dengan realisasi subsidi bunga di Jawa Tengah per 7 September 2020 sebesar Rp 221,82 miliar dengan total sebanyak 946.458 debitur.

Sementara, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, penyaluran kredit di Jawa Tengah cukup bagus.

Menurutnya, penyaluran kredit di Jawa Tengah tumbuh lebih dari 3 persen atau melampaui nasional yang hanya 1,53 persen.

”Restrukturisasi jadi target kami, bagaimana nasabah bisa cepat pulih dengan berbagai stimulus melalui tambahan modal kerja yang dijamin pemerintah atau subsidi bunga yang diberikan untuk UMKM. Tercatat hingga 15 September subsidi bunga ini menjangkau 1 juta lebih debitur dengan nilai Rp 240 miliar,” ujar Wimboh, di Semarang, Jumat (18/9/2020).

Menurut Wimboh, pendampingan di lapangan bagi UMKM termasuk juga mendorong lembaga keuangan mikro serta nasabahnya, supaya bisa dimasukkan dalam digital platform technology.

Agar dalam pemberian stimulus bisa lebih cepat diterima.

“Fokus kita juga untuk perusahaan besar supaya cepat pulih dan mereka bisa bersinergi dengan UMKM untuk memasok kebutuhan produksinya,” katanya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.