in

Bertemu Volodymyr Zelenskyy, Jokowi Sebut Indonesia Peduli pada Ukraina

Presiden Joko Widodo, dalam pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, baru-baru ini. (Foto : Twitter @Jokowi)

 

HALO SEMARANG – Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina, yang saat ini sedang berkonflik dengan Rusia.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo, dalam pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, baru-baru ini.

“Saya sampaikan ke Presiden Zelenskyy, bahwa kunjungan ini saya lakukan sebagai manifestasi kepedulian Indonesia terhadap situasi di Ukraina,” kata Presiden Jokowi, dalam pernyataan pers bersama Presiden Zelenskyy, selepas pertemuan.

Presiden Jokowi menegaskan posisi Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.

Meskipun masih sangat sulit dicapai, Presiden Jokowi juga tetap menyampaikan pentingnya penyelesaian damai, dan mengatakan bahwa spirit perdamaian tidak boleh pernah luntur.

“Dalam kaitan ini, saya menawarkan diri, untuk membawa pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin, yang akan saya kunjungi segera,” kata Jokowi, seperti ditulis melalui akun Twitter @Jokowi.

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Dengan kemampuan yang ada, rakyat dan pemerintah Indonesia, berusaha memberikan kontribusi bantuan termasuk obat-obatan dan komitmen rekonstruksi rumah sakit di sekitar Kyiv.

Presiden Jokowi, juga menyampaikan pentingnya Ukraina bagi rantai pasok pangan dunia. Menurutnya, semua usaha harus dilakukan agar Ukraina bisa kembali melakukan ekspor bahan pangan.

“Penting bagi semua pihak, untuk memberikan jaminan keamanan bagi kelancaran ekspor pangan Ukraina, termasuk melalui pelabuhan laut. Saya mendukung upaya PBB dalam hal ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi kembali menyampaikan undangan secara langsung kepada Presiden Zelenskyy untuk berpartisipasi dalam KTT G20 yang akan diselenggarakan bulan November tahun ini di Bali.

Presiden Jokowi juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memperkokoh kerja sama bilateral dengan Ukraina.

“Tahun ini adalah 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Ukraina. Saya menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu, Presiden Zelenskyy menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Presiden Joko Widodo ke Ukraina. Menurutnya, ini adalah kunjungan pemimpin negara Asia pertama ke Ukraina sejak invasi melanda Ukraina.

“Terima kasih atas kehadiran Presiden Jokowi yang merupakan kunjungan pertama pemimpin Asia sejak invasi melanda Ukraina. Saya juga mengundang kalangan usaha Indonesia untuk berpartisipasi dalam rekonstruksi Ukraina pascaperang,” ungkap Presiden Zelenskyy.

Setelah melakukan lawatannya di Ukraina, Rabu 29 Juni 2022, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana beserta rombongan terbatas kembali menuju Polandia.

Rombongan berangkat menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) dari Stasiun Central Kyiv, menuju Stasiun Przemysl Glowny, di Kota Przemysl.

Dari Stasiun Przemysl Glowny, Presiden dan rombongan akan langsung menuju Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia untuk kemudian melanjutkan lawatannya ke Moskow, Rusia.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Ibu Negara Indonesia, Iriana Joko Widodo memberikan pelukan hangat kepada pasien korban perang di Rumah Sakit Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina, di Kota Kyiv. (Foto : Twitter @Jokowi)

 

Kehancuran

Sebelumnya, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana, mengunjungi apartemen Lipky di Kota Irpin dan Rumah Sakit Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina, di Kota Kyiv, Rabu, 29 Juni 2022.

Di Irpin, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara, melihat kehancuran akibat perang. “Jejak perang terlihat di bangunan Apartemen Lipky, di kota Irpin yang saya kunjungi hari ini. Dinding-dinding dan atapnya terkoyak oleh peluru. Di sekitarnya, rumah-rumah dan infrastruktur juga rusak. Semoga perang ini bisa segera dihentikan,” tulis Jokowi melalui akun Twitter-nya.

Adapun saat mengunjungi Rumah Sakit Pusat Ilmiah dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin Ukraina, di Kota Kyiv, Ibu Negara, Iriana secara simbolis menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa obat-obatan.

Dia juga berdialog dengan pasien korban perang di rumah sakit itu. Iriana juga memberikan pelukan hangat kepada pasien, sebagai wujud rasa empati terhadap penderitaan warga Ukraina tersebut.

“Tadi saya sama Bapak Jokowi sedikit membantu untuk rumah sakit yang korban dari peperangan,” kata Ibu Iriana.

Sejumlah rumah sakit di kota-kota Ukraina kerap menjadi sasaran bombardir rudal-rudal Rusia. Saat ditanya kesan mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Ukraina, Ibu Iriana mengatakan harapannya agar perang segera berakhir.

“Dengan Bismillah saya mendampingi Bapak (Jokowi), moga-moga peperangan ini segera berakhir karena sangat merinding saya melihat,” ucap Ibu Iriana Jokowi. (HS-08)

Rp 2,6 Miliar Diberikan Bank Jateng untuk Pemulihan Ekonomi Sukoharjo

Ribuan Hewan Kurban akan Disebar Dompet Dhuafa Jateng