Bertemu Menag, Ini Yang Disampaikan Hendi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat menyambut Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang datang ke Kota Semarang di Kota Semarang.

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang yang juga anggota Nahdlatul Ulama, Hendrar Prihadi menyebutkan, banyak pihak yang terlibat dalam pengamanan perayaan Natal di Ibu Kota Jawa Tengah.

Tak terkecuali Ansor bersama Banser Kota Semarang yang berada di hampir semua Gereja untuk memastikan ibadah misa Natal berjalan dengan kondusif.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun menekankan bahwa kerja sama yang baik dalam pengamanan perayaan Natal tersebut juga merupakan representasi kota yang dipimpinnya, sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi beragama.

“Sejauh ini Insya-Allah situasinya terkendali, sekali lagi kami bersepakat, Forkopimda ikut terlibat, juga dari Ansor ikut terlibat, untuk mengamankan ibadah sedulur-sedulur kita umat Kristiani di dalam perayaan Natal,” terang Hendi saat berkeliling ke sejumlah Gereja untuk bersilaturahmi dengan para tokoh agama, Jumat (25/12/2020).

Sementara itu, Wali Kota Semarang tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menjalankan protokol kesehatan dengan baik, dalam perayaan Natal tahun 2020.

Dirinya pun menekankan menjaga agar protokol kesehatan dijalankan oleh semua pihak menjadi salah satu kunci menciptakan kenyamanan perayaan Natal, di mana Kota Semarang masih ada dalam masa pandemi.

“Kami bersyukur perayaan Natal tahun 2020 ini dapat berjalan dengan khidmat meski masih dalam masa pandemi Covid-19. Ini tidak lain karena peran serta rekan-rekan dari berbagai agama yang turut mengawal. Maka kepada semua pihak saya ucapkan terima kasih karena ikut nyengkuyung dan turut menciptakan perayaan Natal ini dengan aman dan khidmat,” lanjut Hendi.

Hendi menegaskan dengan konsep pembangunan ‘Bergerak Bersama’ yang dibawanya tak hanya digiatkan dalam pembangunan fisik saja, tetapi juga pembangunan manusia, yang salah satunya dengan menguatkan kekompakan dalam menjunjung kerukunan umbat beragama.

“Konsep bergerak bersama harus selalu tumbuh kembang dengan tidak memandang kepentingan kelompok, suku, etnis, agama, tapi lihatlah sebagai kesatuan dan sebuah bangsa yang sama-sama menginginkan Semarang dan Indonesia menjadi lebih baik lagi,” pungkas Hendi.

Di sisi lain, dalam suasan perayaan Natal, Hendi juga berkesempatan menyambut Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang datang ke Kota Semarang untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan dengan baik. Hendi menyampaikan, menteri yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut berpesan untuk dirinya bisa terus menjaga silaturahmi dan kekompakan.

“Kami bersilaturahmi bersama Pak Menteri Agama untuk menyampaikan selamat kepada beliau, karena baru saja dilantik sebagai Menteri Agama. Pesannya untuk bisa terus terjaga silaturahim dan kekompakan,” ungkap Hendi.

Adapun pada perayaan Natal tahun 2020, setidaknya ada 7 titik yang disambagi Hendi, yaitu GPIB Imanuel di jalam Letjend Suprapto, Gereja Santo Paulus di jalan Brigjend Sudiarto, GPIB Filadelfia di jalan Wonodri Baru, Gereja St Athansius Agung di Jalan Dr Wahidin, kediaman Pendeta Andreas di jalan Tlogosari Raya 1, Kediaman Pendeta FX Adiarto di Jalan Brigjend Sudiarto, Kediaman Pendeta Sedioko di Jalan Lempongsari, serta kediaman Pendeta Bambang Mulyono di Jalan Sinar Waluyo Raya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.