Bertemu Bupati Kendal, Pedagang Mororejo Minta Pantai Ngebum Dibuka Kembali

Audiensi para pedagang dengan Bupati Kendal, Mirna Annisa di ruang kerja Bupati Kendal, Rabu (15/72020).

 

HALO KENDAL – Dampak pandemi Covid-19 yang lebih dari 5 bulan tak kunjung usai, sangat melemahkan kondisi masyarakat di segala bidang, terutama disektor ekonomi.

Hal itu juga sangat dirasakan oleh para pedagang di Pantai Ngebum, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Kondisi ekonomi yang lemah, membuat para pedagang ingin menyampaikan permasalahan ini kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa.

Didampingi Kepala Desa beserta perangkat dan BPD setempat, para pedagang Desa Mororejo melakukan audensi di ruang kerja Bupati Kendal, Rabu (15/72020).

Warga RT 3 RW 7 Dusun Ngebum, Mororejo, Wahyudi menyampaikan, tujuan melakukan audensi dengan bupati, untuk meminta agar tempat wisata Ngebum bisa kembali dibuka.

“Harapan saya supaya tempat wisata pantai Ngebum Desa Mororejo segera dibuka. Agar kami bisa berativitas jualan lagi,” ujarnya.

Kepala Desa Mororejo, Mustofa Kamal juga mengatakan, akibat dampak pandemi Covid-19, para pedagang, khususnya di Pantai Ngebum sudah empat bulan tidak bisa berjualan.

“Permintaan para pedagang agar dibukanya kembali tempat wisata yang ada di Desa Mororejo bertujuan agar ada peningkatan ekonomi yang saat ini melemah,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Mirna Annisa menyampaikan, dampak dari pandemi corona memang luar biasa, terutama berimbas pada sektor perekonomian masyarakat.

Terkait dengan permintaan warga untuk membuka kembali tempat wisata, Mirna membolehkan namun dengan beberapa catatan.

“Pertama, pedagang harus mematuhi protokol kesehatan, dan kedua harus ada simulasi pembukaan sebelum kembali dibuka secara umum,” terangnya.

Mirna Annisa mengungkapkan, tujuan simulasi adalah untuk mengetahui apakah tempat tersebut sudah memenuhi syarat-syarat sesuai dengan protokol kesehatan apa belum.

“Dari hasil simulasi tersebut dapat diketahui sudah layak atau tidak untuk dibuka kembali,” imbuhnya.

Manurutnya, hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan para pedagang, pengunjung dan masyarakat sekitar dari bahaya penyebaran virus Covid-19.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.