in

Bersepada ke Desa Purworejo, Bupati Blora Terima Keluhan Petani Cabai

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati bersama sejumlah pegawai Setda Blora, datang ke Dusun Betet untuk membeli cabai, sekaligus berdialog dengan para petani. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Ketua Gapoktan Bina Tani Desa Purworejo, Kecamatan Blora Kota, Sukirno mengeluhkan harga cabai merah di tingkat petani, yang saat ini anjlok. Bahkan harga tersebut tidak sebanding dengan biaya produksi yang dikeluarkan petani.

Keluhan tersebut disampaikan Sukirno, kepada Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, Jumat (3/9) yang saat itu berkunjung dengan bersepeda ke Kecamatan Blora Kota. Dialog dilakukan terkait kendala-kendala yang dialami oleh petani cabai di desa setempat.

Kunjungan Wabup beserta sejumlah pegawai Setda Blora ke Dusun Betet itu, untuk membeli cabai, sekaligus berdialog dengan para petani.

Lebih lanjut Sukirno mengatakan menyambut baik adanya gerakan dari para ASN, untuk membeli cabai dari petani. Setidaknya 150 kilogram cabai merah petani di desanya dibeli oleh ASN Setda, dengan harga Rp 14 ribu per kilogram.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Wabup dan Pegawai Setda yang telah ikut serta andil menyelamatkan harga cabai. Karena pada saat ini harga cabai sangat drop sekali, harga 6 ribu di tingkat petani, padahal itu jauh sekali di bawah harga BEP (break event point-red) atau titik impas kita,” kata dia, seperti dirilis Blorakab.go.id.

Menurut Sukirno, untuk menutup biaya produksi setidaknya BEP, minimal harus berada di kisaran harga Rp 14 ribuan per kilo. Karena itu dia berharap pemerintah dapat mencarikan solusi jangka panjang, agar ada jaminan harga.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut kita berharap pemerintah mencarikan solusi, supaya jaminan harga untuk cabai ada. Bisa berkaitan dengan provinsi lain atau kabupaten lain yang kurang bisa di stok dari kita,” tambah Sukirno.

Wabup Tri Yuli, dalam kesempatan itu meminta dinas terkait, untuk menjalin kerja sama dalam rangka membantu terjaminnya pasar dan harga bagi para petani cabai.

Dirinya berharap agar cabai dari Blora, dapat dipasarkan hingga provinsi lainnya. “Saya dengan dinas terkait, Dinas Pertanian, Dindagkop, bagaimana membuat inovasi, membuat satu terobosan membuat kerja sama dengan pasar di sekitaran Jabodetabek,” kata Wabup.

Dengan pengembangan pemasaran tersebut, cabai dari Blora bisa langsung terserap oleh pasar.

“Sekali lagi bagaimana kita hadir di tengah masyarakat, untuk memberikan jaminan pasar, Itu PR besar untuk saya dan dinas terkait,” ujarnya.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kabag. Pemerintahan, Kabag. Hukum, Bagian Perekonomian Setda, Camat Blora Kota dan perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Kabupaten Blora. (HS-08).

Share This

Wabup Blora Perintahkan Jajarannya Perbaiki Data Kemiskinan

Dinkes Blora Gelar Pembekalan Penerapan JogoTonggo