in

Berpotensi Jadi Petarung Perempuan Paling Dominan

Kayla Harrison/dok.

 

HALO SPORT – Sinar Kayla Harrison sebagai petarung campuran perempuan semakin terang saja.

Reputasinya sebagai pemegang dua medali emas Olimpiade cabang judo pada kelas di bawah 78 kg membuat pesonanya kian moncer.

Kayla (31) berpeluang menjadi fighter mixed martial arts (MMA) perempuan paling dominan.

Berkompetisi di Professional Fighters League (PFL), Harrison memetik 11 kemenangan tanpa kalah.

Dia bergabung ke PFL sejak 2018 dengan berhasil menjadi juara kelas ringan PFL pada 2019.

Tahun ini, Kayla berpeluang mengulang kejayaan pada 2019 selepas meraih tiga kemenangan melalui penghentian wasit atas Mariana Morais, Cindy Dandois, dan Genah Fabian.

Kayla bakal berstatus sebagai petarung agen bebas karena kontraknya bersama PFL segera berakhir.

Untuk menjadi yang paling dominan, Harrison mesti menghadapi  Amanda Nunes atau Cris Cyborg dengan bergabung ke Bellator atau Ultimate Fighting Championship (UFC)

Legenda UFC, Daniel Cormier, menyatakan Amanda Nunes dan Cris Cyborg tidak bisa mengalahkan Kayla saat ini.

‘’Tak ada yang seperti Kayla. Tidak ada satu pun yang memiliki apa yang dia punyai,’’ tutur Cormier seperti dikutip dari MMANews.

Menurut Cormier, Harrison sangat mematikan dalam pertarungan di bawah

Dalam duel di atas pun, perempuan berkebangsaan AS ini juga kuat dan cepat.(HS)

Share This

Fasilitas Olahraga di Kota Semarang Mulai Dibuka

Berharap Bisa Tetap Membela Aprilia