in

Berkeliling di Sekitar Rumah Dinas, Bupati Semarang Bagikan Paket Sembako pada PKL dan Ojol

Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, membagikan paket sembako kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan pengemudi ojek online (ojol), yang mangkal di sekitar rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran, Sabtu (31/7). (Foto : Semarangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, membagikan paket sembako kepada para pedagang kaki lima (PKL) dan pengemudi ojek online (ojol), yang mangkal di sekitar rumah dinas Bupati Semarang di Ungaran, Sabtu (31/7).

Sambil berkeliling dengan berjalan kaki, Bupati mendatangi para PKL dan menyerahkan paket sembako itu.

“Ini bantuan dari Pemkab Semarang. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di masa PPKM kali ini,” katanya, seperti dirilis Semarangkab.go.id.

Ikut serta pada kegiatan itu Ketua DPRD Bondan Marutohening, Wakil Bupati H Basari, Pj Sekda Suko Mardiono dan pejabat lainnya.

Sebelumnya, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Bupati menerima bantuan dari dua pengusaha, untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19. Bantuan yang diberikan berupa 1,5 ton telur ayam dari Asosiasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Petelur Nasional (PPN) dan lima ton beras dari PT Bumi Wahyu Jaya Abadi Pringapus.

“Bantuan akan diberikan kepada warga terdampak PPKM level 4, di antaranya pedagang kecil, relawan, dan pekerja informal lainnya termasuk tukang parkir dan petugas kebersihan. Penyalurannya akan dilakukan oleh petugas BPBD,” terang Bupati.

Wakil Ketua PPN Semarang, Bambang Sutrisno mengatakan bantuan itu merupakan dukungan kepada Pemkab Semarang, dalam upaya mengatasi dampak pandemi Covid-19.

Menurut dia, pandemi Covid-19 mempengaruhi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, termasuk protein harian. “Bantuan telur ini, diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan protein sehari-hari,” kata dia, seusai penyerahan.

Penyaluran bantuan telur itu, lanjutnya, sepenuhnya diserahkan kepada Pemkab Semarang.(HS-08)

Share This

Imbau Juri Bertindak Adil

Bupati Juliyatmono Sebut Vaksinasi Massal di De Tjolomadoe Sebagai Wisata