Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Berkapasitas 400 Kendaran Bermotor dan 200 Mobil, Gedung Parkir Pandanaran Diresmikan

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan gedung parkir Pandanaran, Rabu (8/1/2020).

 

HALO SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan sejumlah proyek termasuk gedung parkir Pandanaran Semarang, Rabu (8/1/2020). Diharapkan gedung parkir tersebut bisa mengurai kemacetan di Jalan Pandanaran dan mendatangkan PAD Kota Semarang dalam sektor parkir.

“Gedung Parkir DKK di Jalan Pandanaran termasuk beberapa program pembangunan di Kota Semarang diluncurkan secara bersama dengan program pembangunan yang setelah selesai dikerjakan di program tahun 2019,” ujar Hendi, panggilan akrabnya, Rabu (8/1/2020).

Gedung Parkir Pandanaran informasinya bisa menampung 400 kendaraan bermotor dan 200 mobil.

Apakah pemanfaatan ruang parkir tersebut akan ditarik retribusi atau tidak, Hendi menegaskan tentu untuk internal DKK tidak berbayar tapi harus dengan ID khusus.

“Tapi untuk masyarakat umum mestinya berbayar untuk menambah PAD Kota Semarang. Juga bisa mengurai kemacetan yang selama ini hampir menumpuk di daerah pusat jajanan Pandanaran,” tandasnya.

Untuk itu, lanjut orang nomor satu di Kota Semarang ini, pihaknya akan melakukan proses lelang untuk nantinya jadi pengelola parkir di Gedung Parkir Pandanaran.

“Untuk pengelolaan parkir di gedung parkir Pandanaran, nantinya akan dilakukan proses lelang,” ujarnya.

Disinggung parkir berlangganan, politisi PDI Perjuangan ini menyayangkan karena rencana tersebut masih belum ada perkembangan di tahun 2019.

“Kalau kata teman-teman sudah study banding ke sana kemari, masih ada satu kesulitan soal perizinan dari pihak terkait. Sehingga belum bisa memutuskan soal parkir berlangganan,” tambahnya.

Meski parkir berlangganan belum bisa dikerjakan, Hendi berupaya akan terus melakukan optimalisasi untuk meningkatkan pendapatan dari sektor parkir.

“Buat saya, kalau parkir berlangganan bisa dialankan ya Alhamdulillah, kalau belum bisa dikerjakan ya optimalisasi dari model sekarang ini. Dari perolehan PAD dari sektor parkir Rp 4-5 miliar pertahun, bisa meningkat dua kali lipat. Kami akan berupaya gimana caranya, yang penting ada kemajuan,” tandasnya.

Selain gedung DKK Pandanaran, sejumlah proyek Pemkot Semarang juga ditinjau Wali Kota Hendrar Prihadi dan diresmikan pada Rabu (8/1/2020) seperti Rumah Pompa Madukoro, dan Kecamatan Pedurungan.
Sementara sebelumnya, Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, kapasitas gedung parkir tersebut dapat menampung sekitar 300-400 kendaraan roda dua dan 200 kendaraan roda empat.

Namun, untuk bus pariwisata tidak dapat tertampung di gedung parkir yang baru tersebut.

Menurut Endro, meski bus tidak dapat masuk ke gedung parkir Pandanaran, sterilisasi parkir tepi Jalan Pandanaran akan tetap diberlakukan jika gedung parkir sudah dapat difungsikan.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang