Berikan Layanan Kesehatan Secara Tradisional, Griya Sehat Kabupaten Kendal Diresmikan

Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur meninjau Kafe Jamu, Griya Sehat Kabupaten Kendal, Selasa (1/12/2020).

 

HALO KENDAL – Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI meresmikan beroperasinya Griya Sehat Kabupaten Kendal, di Jalan Soekarno Hatta 176 Kendal, Selasa (1/12/2020).

Wakil Bupati Kendal, Masrur Masykur ikut meresmikan Griya Sehat Kabupaten Kendal ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kendal, kami mengucapkan selamat datang kepada Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI dalam peresmian Griya Sehat Kabupaten Kendal ini. Semoga Griya Sehat bisa bermanfaat untuk kesehatan masyarakat Kabupaten Kendal,” ungkap Wabup Kendal, Masrur Masykur dalam sambutannya.

Ditambahkan, Griya Sehat ini adalah upaya mengungkit budaya tradisional, supaya bisa terpelihara dan diakselerasikan agar lebih maju lagi.

“Kita kan banyak sekali produk-produk tradisional seperti empon-empon atau rempah-rempah. Dan budaya kita kan selalu minum jamu. Selama ini kan seolah-olah kita hanya minum yang berkimia saja. Jadi seperti pengobatan tradisional, akupunktur ini yang akan kita kembangkan ke depannya,” ungkap Masrur.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Tradisional RI, Wendra Waworuntu dalam sambutannya mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mempunyai tugas untuk melaksanakan program pembinaan terhadap pelayanan kesehatan tradisional.

“Hal ini bertujuan agar pelayanan kesehatan tradisional dapat diselenggarakan dengan penuh tanggung jawab terhadap manfaat, keamanan, dan juga mutu pelayanannya. Sehingga masyarakat terlindungi dalam memilih jenis pelayanan kesehatan tradisional yang sesuai dengan kebutuhannya,” terangnya.

Wendra juga menambahkan, Griya Sehat Kabupaten Kendal ini adalah yang pertama di Indonesia. Diresmikannya Griya Sehat sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan tradisional dari sehat menjadi lebih sehat, dan sudah ada dalam peraturan Permenkes No 15 tahun 2017.

“Ini salah satu model, karena Permenkesnya juga baru, maka peraturan model pelayanan kesehatan tradisional harus kita kembangkan dan disosialisasikan. Dan ke depannya, Kemenkes diminta oleh Kementerian lain membuat seperti ini. Cara hidup sehat dengan preventif tradisional itu mudah dilakukan,” katanya.

Menurutnya, Griya Sehat ini adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada orang yang sehat atau sakit ringan. Tujuannya agar lebih sehat lagi.

“Dengan ramuan jamu, akupunktur, akupressur dan bisa ditingkatkan menjadi Spa. Jadi yang datang ke Griya Sehat ini, adalah orang yang sakitnya ringan, dengan diberikan ramuan jamu secara tradisional untuk meningkatkan stamina tubuh,” imbuhnya.

Pada masa pandemi ini, Wendra pun mengingatkan agar para pengunjung Griya Sehat tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terutama di Kabupaten Kendal.

“Dengan minum jamu, memang bisa menambah imun atau kekebalan tubuh pada masa pandemi. Namun saya tidak bilang kalau jamu bisa menyembuhkan Covid-19 lho,” cetusnya sambil tersemyum.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita tanda peresmian. Kemudian baik Dirjen maupun Wakil Bupati dan Forkopimda meninjau suasana Griya Sehat Kabupaten Kendal.

Griya Sehat Kabupaten Kendal, buka Senin-Kamis, pukul 08.00 – 14.00 WIB, sedangkan hari Jumat, pukul 08.00 – 10.30 WIB.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.