in

Berikan Kuliah Umum Kepada Mahasiswa UMKABA, Ini yang Disampaikan Kepala BNNP Jateng

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Agus Rohmat bersama beberapa mahasiswa, usai memberikan kuliah umum di Kampus UMKABA Kendal, Selasa (27/2/2024).

HALO KENDAL – Dalam agenda kunjungan kerja di Kabupaten Kendal, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Dr H Agus Rohmat SIK SH MHum memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) di aula Ahmad Dahlan, Kampus Utama UMKABA, Selasa (27/2/2024).

Selain memberikan kuliah umum, Kepala BNNP Jateng yang juga pernah menjabat sebagai Kapolres Kendal tersebut sebelumnya juga melakukan penandatangan MoU kerja sama dengan UMKABA dan menyaksikan langsung deklarasi Kampus UMKABA Bersinar (bersih narkoba).

Kuliah umum yang mengambil tema “Peran Aktif Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Bersinar” tersebut dihadiri Rektor UMKABA, Dr Hj Sri Rejeki MKep SpMat beserta kaprodi dan dosen pembimbing, jajaran BNNP Jawa Tengah, Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyowati juga bersama jajaran, serta dipandu Moderator Wakil Rektor 3 UMKABA, Dr Utomo MPd.

Tujuan kuliah umum adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa UMKABA di Kendal, mulai dari jenis-jenis dan peredaran narkoba, cara memperoleh, kemudian bahaya penyalahgunaan narkoba, serta dampak yang ditimbulkan bagi pecandu atau pemakai narkoba, mulai dari tubuh hingga otaknya.

“Indonesia merupakan salah satu negara yang sudah dijajah oleh narkoba. Karena tidak ada satu negarapun di dunia ini yang tidak diserang narkoba. Sehingga penanganannya harus luar biasa. Sebab termasuk kejahatan extraordinary crime atau kejahatan luar biasa,” papar Kepala BNNP Jateng.

“Bahkan, Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo pada tahun 2015 menyatakan bahwa Indonesia darurat narkoba. Karena ancaman narkoba sangar luar biasa, maka kejahatan narkoba harus ditangani secara luar biasa pula,” tandasnya.

Brigjen Pol Agus Rohmat juga menyampaikan, bahaya narkoba sekarang bukan hanya menyasar di tingkat kota, namun telah masuk sampai di tingkat desa-desa termasuk di Jawa Tengah, juga termasuk Kendal.

“Kabupaten Kendal ini tahun kemarin berada di peringkat 22 dan sekarang menjadi ranking 12. Artinya lebih banyak peredaran narkoba di Kabupaten Kendal dari 35 kabupaten maupun kota di Jawa Tengah. Melihat hal tersebut, apakah civitas akademika akan diam saja dan tidak bersuara,” jelasnya.

Kepala BNNP Jateng juga mengungkapkan, pada Januari-Februari 2024, BNNP Jawa Tengah berhasil mengungkap sejumlah kasus narkoba. Salah satunya peredaran jenis ganja, dengan pelaku yang diduga adalah mahasiswa.

“Dari pengungkapan kasus itu, disita barang bukti sekitar 4,6 kilogram ganja. Salah satu pelakunya adalah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Jawa Tengah. Bandarnya dia, pengedarnya dia, lha pembelinya adalah teman-temannya. Makanya saya sering masuk ke perguruan tinggi untuk memberikan pencerahan,” ungkap Brigjen Pol Agus Rohmat.

Untuk itu, Kepala BNNP Jateng mengimbau kepada mahasiswa UMKABA di Kendal untuk tidak bersinggungan dengan narkoba. Karena akan merusak masa depannya.

Dalam mewujudkan Kampus UMKABA Bersinar, lanjut Brigjen Pol Agus Rohmat, dibentuk surelawan atau satgas antinarkoba dari mahasiswa di setiap fakultas bertugas untuk menampung mahasiswa yang masuk ke dalam ciri-ciri penyalahgunaan narkoba.

“Jadi implementasinya melalui organisasi mahasiswa dari BEM untuk berkoordinasi dan memilih beberapa mahasiswa di setiap fakultas menjadi penggiat antinarkoba yang sifatnya sukarelawan,” jelas Kepala BNNP Jateng.

Brigjen Pol Agus Rohmat juga berharap, relawan nantinya juga bertugas menyebarluaskan informasi pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) di lingkungan kampus dan kepada masyarakat saat KKN mahasiswa.

Kemudian membentuk tempat Intervensi Berbasis Mahasiswa (IBM) sebagai wadah bagi mahasiswa untuk bercerita secara terbuka dan bersifat solutif serta deteksi dini melalui tes urine kepada civitas kampus.

”Nanti yang dirasa masuk ke dalam ciri-ciri tadi, bisa konsultasikan dengan ada yang namanya tempat mewadahi, nanti terserah tempatnya dimana. Nah di situ nanti akan dibentuk namanya intervensi berbasis mahasiswa yang didampingi dosen,” harap Kepala BNNP Jateng.

Sebelumnya, Rektor UMKABA Dr Hj Sri Rejeki MKep SpMat berharap, apa yang disampaikan dalam Kuliah Umum bisa membawa dampak yang positif bagi mahasiswa. Karena, Kuliah Umum dari Kepala BNNP Jawa Tengah langsung merupakan hal yang luar biasa.

“Kita patut bersyukur dirawuhi (dikunjungi-red) Kepala BNNP Jawa Tengah, Bapak Brigjen Pol Dr H Agus Rohmat SIK SH MHum yang memberikan pencerahan langsung terkait bahaya narkoba. Saya berharap para mahasiswa bisa menyimak dengan baik apa yang disampaikan beliau,” ujarnya.(HS)

Rayakan HUT ke-12, Traveloka Berikan Kejutan Diskon Tambahan 29 Persen Hotel Mewah di Seluruh Dunia

Polres Kendal Gembleng 53 Satpam