Berikan Bantuan Sumur Bor, Dompet Duafa Penuhi Kebutuhan Air Bagi Warga Desa Suro

Warga di Dusun Gabu Kulon, RT 03/RW 04, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, memanfaatkan air bersih, dari sumur bantuan dari Dompet Duafa Jawa Tengah. (Foto : Dok DD Jateng)

 

HALO BANYUMAS – Warga di Dusun Gabu Kulon, RT 03/RW 04, Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, saat ini sudah bisa memanfaatkan air bersih, dari sumur bantuan dari Dompet Duafa Jawa Tengah.

Sebelumnya, warga di dusun tersebut, setiap musim kemarau selalu kesulitan memperoleh air bersih dan hanya mengendalkan bantuan dari berbagai pihak.

Direktur Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Purwokerto Dompet Dhuafa Jateng, Tuti Ngudiati, dalam keterangan pers yang disampaikan ke Halo Semarang, menuturkan selama ini warga desa tersebut selalu mengambil air dari sungai.

Pada musim kemarau, debit air di sumber tersebut sangat kecil dan keruh.

“Dengan adanya sumur bor dan penampungan air bersih ini, dapat digunakan untuk 370 keluarga atau sekitar 1.500 jiwa, di RT 3 dan 4 RW 4 Dusun Gabu Kulon, Desa Suro,” kata dia.

Pembangunan sumur bor, menurut dia dilakukan sejak 22 Januari 2021 sampai 13 Februari 2021, dengan kedalaman 70 hingga 80 meter. Selain itu dibangun pula penampungan air berkapasitas 2.000 liter.

“Kami adakan peluncuran dan peresmian program ini, sebagai bentuk publikasi kepada para penerima manfaat, yaitu seluruh masyarakat Desa Suro, pemerintah setempat, serta kepada para donatur, yang telah menyokong berjalannya program ini,” lanjut Tuti.

Sementara itu Miskam, salah satu warga Desa Suro, mengungkapkan kegembiraannya dengan adanya bantuan ini.  “Alhamdulillah, dengan adanya sumur bor ini, kami dapat memanfaatkan air bersih, untuk kebutuhan sehari-hari. Pada musim kemarau, warga di desa ini biasa mengambil air ke sungai, dengan jarak tempuh dua kilometer dan mengandalkan bantuan air bersih,” kata dia, di sela-sela mengambil air di penampungan air bersih.

Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, memang menjadi salah satu wilayah yang sangat rawan kekeringan.

Pada musim kemarau, warga desa ini selalu kesulitan mendapatkan air. Pada saat-saat seperti itu, mereka hanya dapat mengandalkan satu mata air. Itu pun debitnya kecil dan airnya keruh.

Sejak beberapa tahun terakhir, Dompet Dhuafa Jawa Tengah, berupaya untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, dengan mengirim bantuan air bersih kepada masyarakat.

Awal tahun ini, Dompet Dhuafa kemudian mencetuskan dan merealisasi pembangunan sumur bor, yang kemudian diresmikan penggunaanya, Selasa (2/3) lalu.

Peresmian tersebut turut dihadiri dan saksikan oleh Kepala Desa Suro, Wasdi, Perwakilan Polsek Kalibagor, Camat Kalibagor Arief E, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Imam Subagyo.

Kepala Desa Suro, Wasdi, saat acara tersebut menyampaikan, dahulu masyarakat Desa Suro memang sangatlah kesulitan mendapatkan air bersih. Apalagi saat musim kemarau. Setiap tahun, Wasdi mengajukan proposal untuk pengadaan air bersih ke PDAM.

Di Desa Suro ini, sebagian besar masyarakatnya adalah petani dan perajin bambu tusuk sate. Petani di sana dikategorikan sebagai petani gurem atau petani dengan lahan sempit dan petani dengan sistem sewa.

Komoditas hasil pertanian Desa Suro yaitu umbi-umbian dan palawija berupa jagung, singkong, ubi jalar dan aneka rembah-rempah. Kondisi ini di dasari oleh kondisi tanah yang tidak memungkinkan untuk ditanami padi. Topografi dari Desa Suro yang merupakan dataran tinggi menyebabkan tidak adanya irigasi untuk pertanian.

“Terima kasih banyak kami sampaikan kepada Dompet Dhuafa dan para donatur yang telah peduli terhadap nasib dan kebutuhan masyarakat wilayah Desa Suro. Kami atas nama pemerintahan desa dan sekaligus mewakili masyarakat Desa Suro merasa sangat senang sekali dengan hadirnya sumur bor yang merupakan program air untuk kehidupan oleh Dompet Dhuafa. Alhamdulillah dengan adanya program program air bersih seperti Dompet Dhuafa ini, kini warga sudah dengan mudah mendapatkan air bersih,” ucap Wasdi.

Senada dengan Wasdi pada kesempatan yang sama, Camat Kalibagor, Arief E mengatakan memang tantangan terbesar bagi masyarakat Desa Suro ini adalah air bersih. Saat musim panas, sudah pasti tidak ada air. Kami segenap mewakili pemerintahan kecamatan, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setiggi-tingginya kepada Dompet Dhuafa yang telah membangun sumur bor untuk warga Desa Suro ini. Karena air adalah sumber kehidupan bagi manusia.

Willys S, mewakili Polsek Kalibagor berpesan kepada seluruh masyarakat Desa Suro supaya bersama-sama mampu menjaga dan merawat amanah yang dititipkan oleh donatur ini.

“Saya berharap masyarakat Dusun Gabu dapat memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik-baiknya. Bapak-bapak Ibu-ibu harus bergotong-royong bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini. Karena ini adalah sebuah amanah dari teman-teman Dompet Dhuafa dan para donatur,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.