Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Berikan Bantuan ke Warga Semarang Barat, Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara Jadi Idola Baru Ibu-ibu

Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari Pieter Batubara saat menyerahkan bantuan dana sosial program sembako tahun 2020 di Kota Semarang, Jumat (14/2/2020).

 

 

HALO SEMARANG – Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari Pieter Batubara menjadi idola baru ibu-ibu di Kecamatan Semarang Barat.

Usai menyerahkan bantuan dana sosial program sembako tahun 2020 di Kota Semarang, Jumat (14/2/2020), Menteri dari Politisi PDIP ini dikerumuni ibu-ibu untuk diajak foto bersama. Beberapa warga bahkan dengan terang-terangan mengagumi ketampanan Juliari P Batubara.

“Pak Ari (Juliari P Batubara-red) ganteng, baik lagi,” kata Supriyati, warga Kecamatan Semarang Barat saat meminta foto bersama sang menteri.

Juliari P Batubara pun terlihat sabar melayani ajakan foto bersama ratusan ibu-ibu yang datang di acara itu. Bahkan dirinya mempersilakan beberapa warga yang membuat video untuk vlog bareng Juliari.

Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial RI Juliari Pieter Batubara mengapresiasi Pemerintah Kota yang mampu menurunkan angka kemiskinan secara signifikan hingga mencapai 3,98 persen jauh melampaui Nasional.

“Angka kemiskinan Kota Semarang ini separo dari angka kemiskinan Nasional, maka dari itu Kemensos RI senantiasa mendukung,” ujar Juliari.

Menurut Juliari, Kementerian Sosial tahun depan menganggarkan anggaran kurang lebih Rp 63 triliun untuk menurunkan angka kemiskinan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Juliari P Batubara menyatakan, anggaran yang disiapkan tahun depan cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai program yang ada dari Kementerian Sosial.

Data kemiskinan di Indonesia terus mengalami tren penurunan. Pada akhir 2018 lalu, angka kemiskinan mencapai 9,6 persen, membaik menjadi 9,4 persen.

Sedangkan di Kota Semarang, angka kemiskinan menurun jadi 3,98 persen dari angka 4,2 persen.

Pihaknya meminta kepada Seluruh Kepala Daerah untuk bersama-sama bersinergi untuk
menurunkan angka kemiskinan di masing masing daerah.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyatakan, upaya pemerintah daerah, pemerintah pusat, kementerian dan pihak swasta mampu membawa Kota Semarang melaju dengan pertumbuhan dibidang sosial hingga infrastruktur.

“Hal ini terlihat dari turunnya angka kemiskinan yang signifikan mencapai 3,98 persen dari angka 4,2 persen tahun lalu,” kata Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang