Berikan Apresiasi, Menpan-RB Minta Mal Pelayanan Publik Pati Tambah Layanan

Peresmian Mal Pelayanan Publik Pati. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo memberikan apresiasi kepada Pemkab Pati, yang sudah berhasil mendirikan mal pelayanan publik, di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap agar MPP Pati ini bisa terus membangun koordinasi dengan pemerintah Jawa Tengah, atau pun instansi lain, agar jumlah layanan yang tergabung ini semakin bertambah, sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Tjahjo Kumolo, Rabu (16/12) ketika meresmikan MPP Pati, seperti dirilis Patikab.go.id.

Tjahjo juga mengimbau agar  MPP ini, bukan sekadar formalitas didirikan, tetapi harus ada monitoring. Semua perangkat pemerintah Kabupaten Pati harus memantau kinerja MPP Pati.

“Tujuannya kemudian agar dapat selalu menjaga stabilitas dan kinerja MPP Pati,” kata Tjahjo.

Acara peresmian yang dibuka dengan Tari Tradisional Sesonderan tersebut, dihadiri Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Sekretaris Daerah Suharyono, serta Forkopimda Kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa MPP Pati yang didirikan demi mewujudkan visi misi Kabupaten Pati tersebut, dimaksudkan untuk mensejahterakan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Ada sebanyak 22 gerai, terdiri atas 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 9 instansi vertikal, dengan 305 pelayanan perizinan”, tuturnya.

Dalam sambutannya Haryanto menyampaikan bahwa Kabupaten Pati memiliki potensi yang sangat ideal untuk dikembangkan, termasuk di dalamnya adalah potensi UMKM berbasis komoditas unggulan lokal yang menjadi unsur utama penyangga laju perekonomian daerah.

“MPP merupakan salah satu bentuk dukungan dan support pemerintah daerah dalam pengembangan UMKM melalui kemudahan izin usaha. Sehingga diharapkan dapat mendukung penguatan UMKM yang ada serta merangsang pertumbuhan UMKM baru”, jelasnya.

Kemudian sebagai bentuk inovasi aplikatif, MPP diharapkan mampu memperkuat daya saing Kabupaten Pati baik dalam skala domestik maupun global.

“Dengan hadirnya MPP semakin membuktikan bahwa Kabupaten Pati layak bersaing dengan daerah lainnya karena memiliki iklim usaha dan investasi yang tumbuh dengan baik. Hal ini juga dibuktikan lewat penghargaan dan penganugerahan Kabupaten Pati sebagai Juara III Indeks Daya Saing Daerah dalam kategori Enabling Environment dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini,” papar Bupati.

Dengan demikian, MPP dan penghargaan tersebut diharapkan bisa menarik minat investor untuk menginvestasikan usahanya di Kabupaten Pati sehingga dapat mendorong terbukanya lapangan kerja baru dan pemerataan kesempatan berusaha demi peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Saya optimistis, dengan adanya MPP akan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik. Karena dalam MPP Kabupaten Pati telah menyatukan 305 (tiga ratus lima) layanan perizinan dalam 22 (dua puluh dua) gerai yang terdiri dari 13 (tiga belas) OPD dan 9 (sembilan) instansi vertikal,” ungkapnya.

Namun Haryanto menegaskan bahwa target akhir dari pendirian MPP tidak hanya berhenti pada kemudahan dan kenyamanan akses layanan publik namun juga dalam cakupan yang lebih luas.

“Kami berharap MPP dapat mendukung peningkatan kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Pati”, tutur Bupati. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.