Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Beri Wawasan Baru Kepada Guru BK, Biro Admisi Udinus Gelar Seminar Konseling

Pemateri memberikan pemahaman mengenai dunia konseling kepada guru BK, Selasa (10/12/2019).

 

HALO SEMARANG – Biro Admisi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) menggelar seminar konseling bagi guru Bimbingan Konseling (BK) se-Kota Semarang dan Pekalongan. Bertemakan ‘Solution Focused Brief Counseling’, ratusan guru BK tersebut diberikan pencerahan mengenai dunia konseling, Selasa (10/12/2019).

Acara yang berlangsung di aula Gedung H lantai 7 Udinus ini dihadiri oleh 110 guru BK terdiri dari 80 guru BK se-Kota Semarang dan 30 guru BK se-Kota Pekalongan. Mengundang Kepala Laboratorium Bimbingan dan Konseling dari Fakultas Ilmu Pendidikan Unnes, Mulawarman SPd MPd PhD sebagai pemberi materi, seminar ini menjelaskan dua cara pendekatan terhadap siswa yang dilakukan oleh guru BK. Yakni pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang.

“Selama ini guru BK hanya melakukan pendekatan jangka panjang. Di mana harus melalui berbagai tahap seperti pengenalan diri dan kemudian baru mengeksplorasi masalah,” jelas Mulawarman.

Hal ini tidak salah, tambah Mulawarman, namun untuk menghadapi generasi milenial yang tumbuh di era globalisasi guru BK harus lebih adaptif dalam memberikan solusi bagi para siswanya.

Kepala Biro Admisi Udinus Andi Hallang Lewa SS MM mengungkapkan, seminar ini digelar untuk menjalin kerja sama antara Udinus dengan ikatan guru BK se-Kota Semarang dan Pekalongan.

“Kami berharap materi yang disampaikan dapat menambah kompetensi guru BK, agar bisa diterapkan pada siswa-siswinya,” ungkap Andi.

Sementara itu, Dian Rochmaningsih SPd, Ketua Musyarawah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kota Pekalongan berharap, Udinus terus melakukan seminar semcam ini dan tidak hanya untuk guru BK di Kota Semarang dan Pekalongan, namun juga seluruh Jawa Tengah.

“Seminar ini membawa kami mengerti konseling seperti apa dan menambah wawasan. Kami harap Udinus terus konsisten mengadakan seminar yang disesuaikan kebutuhan para guru BK, agar kami juga mendapatkan ilmu baru,” tutur Dian.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang