in

Beri Pemahaman Tentang UU ITE, Mahasiswa FH Unisbank Gelar Pendidikan Hukum Bagi Pelajar

Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unisbank Semarang menggelar pendidikan hukum kepada pelajar tingkat SMA, Selasa (5/11/2019).

 

HALO SEMARANG – Pengguna internet di Indonesia, sebagian besar merupakan para pelajar tingkat SMA. Bahkan hampir semua pelajar SMA memiliki media sosial. Namun demikian, mereka tidak menyadari risiko hukum bisa terjadi ketika salah menggunakan dalam berinteraksi dengan media sosial.

Hal inilah menjadi salah satu pertimbangan mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unisbank Semarang untuk memberikan bekal pengetahuan terhadap pelajar, khususnya risiko hukum penggunaan media sosial dan internet dalam UU Informasi dan Transaksi Eleltronik (ITE).

Maka untuk itu, beberapa mahasiswa Unisbank Semarang menggelar pelatihan hukum bagi siswa di SMA Institute Indonesia, Selasa (5/11/19).

“Ini sekaligus juga untuk melatih mahasiswa dalam hal komunikasi publik serta praktik secara langsung di lapangan,” kata Kepala Laboratorium FH Unisbank, Karman Sastro di sela -sela acara pendidikan hukum tersebut.

Sebanyak 100 pelajar SMA Institute Indonesia tampak serius mengikuti kegiatan. Metode permainan dalam penyampaian materi dikemas sedemikian rupa, sehingga tak menjemukan bagi peserta. Reward berupa hadiah alat tulis terhadap peserta yang kritis, membuat pelajar SMA Institute Indonesia banyak mengacungkan jari untuk bertanya kepada pemateri.

Muhammad Aulia Rahman dan Brian Yunendar, keduanya mahasiswa FH Semester 7 merasa tertantang untuk terus memberikan pendidikan hukum kepada masyarakat. Aulia menuturkan, dari kegiatan ini dirinya juga bisa mendapatkan pengalaman tampil di hadapan publik.

“Tak hanya itu, metode ini memaksa kita belajar dulu sebelum memberi penjelasan kepada peserta,” ujarnya.

Nampak hadir juga Dekan FH Unisbank Dr Rochmani, SH MHum serta sejumlah mahasiswa Klinik Hukum FH Unisbank. Rochmani dalam sambutannya menuturkan, pendidikan hukum terhadap pelajar akan terus dilakukan.

Program pendidikan hukum ini tidak sebatas pada pelajar, namun demikian juga dilakukan terhadap masyarakat secara luas.
Dalam waktu dekat Kelurahan Bulu Lor Kota Semarang menjadi objek melatih mental mahasiswa untuk memberikan pendidikan hukum sekaligus konsultasi hukum secara cuma-cuma.

“Program ini diharapkan memberikan manfaat terhadap mahasiswa dan juga masyarakat,” tandasnya.(HS)

Mahasiswa Unnes Ajari Masyarakat Cara Olah Sampah Rumah Tangga Jadi Pupuk Cair

Ingin Anak Tak Mudah Kecanduan Gadget, Ini Tips dari Owner Halmahera Music School