Beri Pelayanan Prima Bagi Siswa, Pengajar Halmahera Music School Semarang Jalani Swab Test Berkala

Salah satu pengajar Halmahera Music School Semarang, tengah melakukan test swab.

 

HALO SEMARANG – Untuk mencegah penularan Covid-19 di lingkungan kegiatan belajar mengajar, Halmahera Music School Semarang memberi fasilitas kesehatan berupa test swab kepada seluruh guru pengajar. Hal ini juga dimaksudkan untuk memberikan pelayanan prima dan rasa aman kepada anak didik.

Halmahera Music School berharap, kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsistensi untuk mendukung program pemerintah dalam meredam penularan Covid-19.

Wiliam Suchandra, General Manager Halmahera Music School Semarang menegaskan, test swab khusus diberikan kepada 28 guru dari berbagai kelas musik serta belasan karyawan lainnya.

Pihaknya juga melibatkan tenaga kesehatan profesional dalam melakukan tahapan tes.

“Tujuanya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dalam kegiatan belajar mengajar. Selain test swab berkala, tahapan penerapan protokol kesehatan juga kami terapkan dengan kedisiplinan tinggi,” ujarnya belum lama ini.

Protokol kesehatan yang diterapkan, di antaranya tamu, anak didik, atau pengejar dan karyawan di sana setiap masuk diperiksa suhu tubuh. Selain itu juga diwajibkan memakai masker dan cuci tangah.

“Hal ini benar-benar diterapkan kepada semua orang yang melakulan aktivitas di lingkungan Halmahera Music School Semarang. Mau tidak mau, tatanan pola hidup baru tersebut, sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Jadi, meski ada pembatasan jumlah orang dalam kegiatan belajar mengajar, tidak menjadi penghalang untuk terus melakukan kegiatan dengan pola baru yang kami terapkan,” terang, Wiliam Suchandra.

Untuk tetap memaksimalkan proses belajar mengajar, pihaknya membagi dua sesi tata cara belajar mengajar, yakni online dan off line. Untuk anak didik pemula diterapkan belajar off line dengan batasan yang ketat, hanya anak didik dan guru di ruang tertutup yang steril.

Untuk anak didik di atas pemula, Halmahera Music School Semarang menerapkan kegiatan belajar mengajar secara online (daring).

Meski dampak pandemi yang hingga saat ini belum berlalu, Halmahera Music School Semarang juga mengalami penurunan jumlah anak didik hingga 40 persen.

“Dampak tersebut, tidak menjadi patah asa. Kami terus bertahan dan mengembangkan konsistensi kegiatan belajar mengajar talenta musik semua segmen umur. Semoga pandemi ini segera berlalu dan aktivitas bisa berjalan dengan baik meski dengan tatanan pola hidup baru,” pungkas, Wiliam Suchandra.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.