in

Bergelantungan Di Atas Geudng Tinggi Dan Penuh Risiko, Aji Lakoni Pekerjaan Sambil Salurkan Hobi

Aji Edelweiss, pemuda yang berprofesi sebagai penyedia jasa pembersihan di atas gedung dengan akses tali atau rope access di Kota Semarang.

 

HALO SEMARANG – Bagi sebagian orang berada di ketinggian akan mengalami gangguan kecemasan. Apalagi jika sembari bergelantungan dengan hanya bantuan seutas tali, tentu bisa saja membuat jantung berdebar kencang.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi Aji Edelweiss. Seperti layaknya Spiderman, ia kerap bergelantungan di gedung-gedung tinggi untuk melakukan aktivitas jasa pembersihan atau pemasangan interior di atas gedung tinggi dengan metode rope access yang menjadi mata pencahariannya.

Meski profesinya membuat bulu kuduk berdiri sejumlah orang, ia melakoni pekerjaan tersebut sebagai hobi.

“Nyaman saja, karena hobi dan menjadi pekerjaan yang menghasilkan, seperti ada kepuasan yang terbayarkan. Mungkin kalau orang melihat takut, tapi bagi saya malah membuat senang,” tuturnya kepada halosemarang.id, Senin (2/8/2021).

Diungkapkannya, keakraban dengan gedung-gedung tinggi tidak sesingkat yang dipikirkan beberapa orang di sekitarnya. Ia seperti orang pada umumnya, melewati fase ketakutan berada di ketinggian.

“Awal-awal mencoba itu ada rasa ragu dan takut. Saya masih ingat betul setelah lima hari bergelantungan jadi terbiasa,” ungkap Aji Edelweiss, yang aktif di dunia pecinta alam semasa kuliah.

Aji mengawali pekerjaan dengan metode rope acces tersebut sekitar empat tahun silam, mengikuti jejak senior yang lebih dulu berkancah di jasa pembersihan fasad gedung sejak tahun 2014.

“Dulu yang mengawali kakak senior saya di komunitas pecinta alam kampus,” ujar pria yang juga memiliki kedai kopi di kawasan UPGRIS ini.

Tidak hanya di Kota Lumpia, sejumlah gedung-gedung pencakar langit di luar kota telah dipanjatnya olehnya. Mulai dari jasa pembersihan kaca, pemasangan banner, dan segala hal yang berbau dengan jasa akses tali dan ketinggian.

“Sudah banyak banget, saya lupa jumlahnya. Seperti Gedung Gradhika, Gedung Sari Roti, Star Hotel, Artotel di Jogja, Gudang Susu Sari Husada di Klaten, juga pernah beberapa kali di Jakarta,” ucap pria asal Kebumen ini.

Dikatakannya, pada jasa pembersihan dengan akses tali ini, standarisasi alat serta pemahaman seluk-beluknya menjadi sebuah hal penting.

“Jaminan keselamatan itu sudah menjadi pokok mengikuti asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan, ada juga asuransi yang disediakan pada setiap projek. Tetapi kunci keselamatan ada di alat,” kata Aji yang telah mengantongi sertifikasi rope access ini.

Dalam setiap projek, ia ditemani beberapa temannya. Akan tetapi, hal ini tergantung tingkat kesukaran.

“Minimal dua orang, satu sebagai eksekutor, satunya sebagai helper yang bekerja sebagai pembantu dan penjaga jalur tali. Misalnya ada yang mengira itu tali tak terpakai,” jelas pria berkacamata itu.

Perihal penghasilan, sekali projek ia menyebut dapat mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk mencukupi kebutuhan hidup berkeluarga di Ibu Kota Jawa Tengah.

“Penghasilan kami tidak ada patokan, bersih di atas UMR, kalau buat hidup berkeluarga di Kota Semarang cukup,” papar ayah satu anak ini.
Bagi yang membutuhkan jasanya, dapat menyapa melalui perusahaan yang menaungi dirinya yakni Edelweiss Summit Indonesia milik seniornya.

“Bisa menyapa esid-cv.com atau datang di kantornya Jalan Durian Raya No 3, Srondol Wetan, Semarang. Nanti akan dilayani dengan tenaga profesional yang sudah bersertifikasi,” tandasnya.(HS)

Share This

Mahasiswa KKN UIN Gandeng PP Al-Quran Al-Masthuriyah Gelar Pengajian Kitab Tafsir Jalalain Secara Virtual

Polsek Blado Salurkan Bansos Untuk Pekerja Seni