in

Berenang Di Kolam Retensi PDAM, Pria Asal Genuk Ditemukan Meninggal Dunia

Proses evakuasi jasad korban yang tenggelam di kolam retensi PDAM Kudu, Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk.

 

HALO SEMARANG – Tim SAR Gabungan mengevakuasi seorang pria yang tenggelam di kolam retensi PDAM Kudu, Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk, Kota Semarang pada Senin (27/9/2021) sekira pukul 16.30 WIB.

Korban bernama Sakdullah (20) warga RT 6 RW 2, Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa (28/9/2021) sekira pukul 09.00 WIB.

Saksi mata, Nurkholis (39) menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika dirinya yang bertugas sebagai penjaga keamanan PDAM Kudu sedang melakukan patroli rutin di area lokasi kejadian.

Ketika berada di lokasi tersebut, ia melihat ada dua orang yang sedang memancing. Lalu dua orang tersebut dia datangi dan menegurnya, untuk segera meninggalkan lokasi karena kolam retensi adalah wilayah steril.

Namun, saat ditegur pemancing itu langsung protes karena ada warga lain yang berenang dengan keadaan telanjang.

“Akhirnya petugas menegur si perenang, namun semakin lama semakin ke tengah. Saat di tengah masih bisa berenang, dan tiba-tiba hilang,” bebernya.

Dia mengatakan, kolam retensi PDAM ini haruslah steril. Apalagi kolam tersebut terdapat saluran air yang digunakan untuk proses penyedotan air, di mana daya sedotnya sangatlah kuat.

“Harus sterill air ini. Karena dari sini pusatnya, prosesnya kan dari sini disaring dulu terus baru keluar air bersih,” pungkasnya.

Sementara itu, Korlap Tim SAR Gabungan, Musthova menjelaskan, kejadian itu bermula ketika korban dari arah Kelurahan Kudu berlari menuju kolam retensi dan langsung menceburkan diri.

Dia melanjutkan, usai menceburkan diri, pihak pengamanan PDAM langsung memperingatkan korban akan tetapi peringatan tersebut dihiraukan dan korban melanjutkan berenang sejauh 20 meter.

“Diduga mengalami keram perut terus tidak bisa berenang akhirnya tenggelam. Kedalaman kolam sekira 4 meter,” ucapnya.

Dia menerangkan, pencarian dilakukan setelah pihaknya mengetahui ada kabar kejadian tersebut. Namun pada saat Senin (27/9/2021) pukul 23.30 WIB pencarian dihentikan sementara karena kondisi kolam yang gelap.

“Korban ditemukan mengambang tak jauh dari lokasi. Kemudian korban dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman,” imbuhnya.(HS)

Share This

Bulan Bakti Partai Demokrat, Yoyok Sukawi Gelar Vaksinasi di Kendal dan Kabupaten Semarang

Angka Kekerasan yang Menimpa Perempuan dan Anak Masih Tinggi