Berdayakan Warga di Masa Pandemi dengan Ternak Desa Sejahtera

Branch Manager Nurul Hayat Semarang, Arfanu Romlan menyerahkan domba kepada peternak di Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Rabu (24/03/2021).

 

HALO KENDAL – Program Ternak Desa Sejahtera (TDS) yang diinisiasi “Nurul Hayat Semarang”, mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dhuafa dan terasa manfaatnya bagi penerima.

Branch Manager Nurul Hayat, Arfanu Romlan mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, warga Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kendal mampu meningkatkan perekonomiannya melalui pemberdayaan di bidang peternakan domba dan kambing.

“Bibit domba diberikan secara cuma-cuma dan peternak akan mendapatkan keuntungan dari hasil mengembangkan domba berbagai jenis ini. Deretan kandang kambing dan domba ini sudah berdiri sejak setahun silam, dan sudah berisi ratusan ekor kambing dan domba berbagai jenis,” terangnya, saat launching pemberian bibit domba, Rabu (24/3/2021).

- Advertisement -

Dijelaskan, program ternak desa sejahtera ini sudah berjalan sejak 2018, dan sudah lebih dari 1.000 ekor kambing dan domba diberikan kepada warga untuk dikembang biakkan.

“Untuk Kabupaten Kendal diberikan 100 ekor kambing kepada 10 peternak di Desa Ngareanak yang diharapkan bisa dikembangkan lebih banyak lagi,” ungkap Arfanu Romlan.

Diakui, launching biasanya dilakukan sebelum pelaksanaan namun untuk program ini justru dilaksanakan setelah ada hasil yang didapatkan.

“Selama program ini peternak dipantau perkembangannya, termasuk pemberian pakan dan pemeliharaannya. Sehingga nantinya hasil yang didapatkan peternak lebih baik,” imbuhnya.

Arfanu Romlan menambahkan, bantuan kambing yang diserahkan kepada peternak sebelumnya ditimbang dan setelah beberapa bulan berkembang akan ditimbang lagi, sehingga sisa beratnya akan menjadi laba murni peternak.

Untuk program ini, lanjut Arfanu Romlan, mencakup tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta dengan sebarannnya di 14 kabupaten.

“Dengan pemberdayaan ini diharapkan tidak hanya virus Covid-19 yang bisa menular, tetapi virus kemandirian seperti ini bisa menyebar ke pedesaan dengan adanya program ternak desa sejahtera berdaya,” harapnya.

Salah seorang warga yang mendapatkan bantuan domba, Prawoto merasa terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, warga bisa mengembangkan ternak domba dan hasil yang didapat bisa meningkatkan perekonomian warga.

“Untuk satu warga mendapatkan bantuan sepuluh ekor kambing atau domba yang bisa dikembang biakkan dan hasilnya akan ditampung oleh Nurul Hayat,” ungkap Prawoto.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.