in

Berawal Dari Saling Pandang, Dua Kelompok Pemuda di Semarang Utara Terlibat Tawuran

Ketua Tim Elang Utara, Aiptu Agus Supriyanto saat mengamankan dua kelokpok pemuda asal Semarang Utara, yang terlibat tawuran di Mapolsek Semarang Utara.

 

HALO SEMARANG – Dua kelompok pemuda asal Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang terlibat tawuran di Jalan Kalimas Raya, Kelurahan Panggung Kidul, pada Selasa (12/10/202) sekira pukul 16.45 WIB.

Kelompok tersebut bernama Kelompok Kampung Sawah dan Kelompok Karyawan Distributor Terpal. Mereka nekat beradu kekuatan dengan saling adu jotos satu sama lain.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Budi Abadi menuturkan, perselisihan dua kelompok tersebut dipicu karena salah paham saling pandang. Dia menambahlan sebelum tawuran mereka juga terpengaruh oleh minuman keras.

“Iya saling pandang, saling ejek berujung perkelahian,” ujarnya kepada wartawan Rabu (13/10/2021).
Ia menjelaskan, kasus itu diselesaikan dengan kekeluargaan. Para pemuda yang terlibat tawuran dikembalikan ke Bhabinkamtibas dan ketua RT/RW setempat untuk dibina.

“Saya berpesan ke mereka agar fokus peran masing-masing. Bagi pelajar fokus belajar, pekerja giatlah bekerja. Anak muda harus srawung atau bersinergi dengan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Tim Elang Utara, Aiptu Agus Supriyanto mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari laporan Bhabinkamtibmas setempat, bahwa ada dua kelompok pemuda sedang tawuran di lokasi tersebut. Mereka beradu jotos bahkan juga dilengkapi dengan sejumlah senjata tajam berupa badik, pisau, dan lainnya.

Setelah mengetahui informasi tersebut, piket Reskrim dan piket fungsi lain Polsek Semarang Utara lantas menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“Pemicu tawuran hanya salah paham antardua kelompok tersebut,” ucapnya.

Reskrim Elang Utara lantas melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengamankan orang-orang yang terlibat tawuran. Polisi berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang dianggap provokator kejadian tersebut.

Mereka lantas dibawa ke Mapolsek Semarang Utara pada Selasa (12/10/2021) malam. Dari kelompok Kampung Sawah diamankan lima orang terdiri dari FY (16), Tegar Wibowo (19), Irfan Renaldi (24), Nofal Aziz Romadhon (18), dan Anisa Nova Ramadhani (17).

Kelompok karyawan Disbributor Terpal ada enam orang meliputi Dana Binarko (28), SS (17), Novel Dhaffar Romadhon (19), M Dendi Abdul Fatah (25), Ridho Fadilah Akbar (19),dan Edo Prasetyo (23).

“Kami bawa mereka ke Kantor Polsek Semarang Utara untuk mediasi,” ujarnya.

Hasil mediasi, lanjut dia, dua kelompok Kampung Sawah dan Distributor Terpal bersedia menyelesaikan permasalah tersebut secara kekeluargaan. Kedua belah pihak saling memaafkan sekaligus berjanji tak akan mengulanginya kembali.

Sementara untuk kejadian tersebut, dia menerangkan kedua belah pihak berjanji tidak akan saling menuntut secara hukum dan memperpanjang masalah ini.

“Akan tetapi apabila satu di antara pihak ada yang memulai perselisihan maka akan diselesaikan dengan jalur hukum,” imbuhnya.(HS)

Share This

Atur Pengambilan ABT, Dewan Dorong Pemkot Semarang Koordinasi Dengan Provinsi

Polrestabes Semarang Lakukan Sertijab Kepada Tiga Kapolsek