in

Belajar Kelola Pemerintahan dari Hulu hingga Hilir

Wamendagri John Wempi Wetipo (kiri) saat berbincang-bincang dengan Rektor IPDN Dr Hadi Prabowo/dok.

HALO SEMARANG – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) secara resmi mengukuhkan 1.227 orang putra-putri terpilih bangsa Indonesia menjadi praja pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII di Lapangan Parade Abadi Praja IPDN Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jabar, Senin (15/8/2022).

Pengukuhan ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan tidak mengundang orang tua/keluarga praja.

Praja pratama yang dikukuhkan ini terpilih dari 41.728 orang pendaftar Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN tahun 2022. Wamendagri hadir didampingi Rektor IPDN Dr Hadi Prabowo.

Dalam sambutannya, Wamendagri menyampaikan rasa bangganya kepada seluruh praja pratama yang telah berhasil lulus pada SPCP tahun 2022 yang terselenggara dengan sangat ketat, kompetitif, bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

‘’Banyak putra-putri bangsa yang berkeinginan untuk menempuh pendidikan di sini, tapi kalianlah yang lulus. Jadi gunakan waktu dan kesempatan ini untuk mengikuti pendidikan dengan tekad yang kuat dan kesungguhan hati,’’ ujar John Wempi.

Dia kembali mengingatkan praja pratama untuk dapat belajar mengelola pemerintahan dari hulu hingga hilir, mengelola keberagamana dan paham akan karakteristik masyarakat sebagai modal utama dalam kerangka percepatan kegiatan pembangunan dan pelayanan masyarakat.

‘’Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Rektor IPDN dan Civitas Akademika IPDN yang telah berhasil merumuskan landasan pijak nilai-nilai dasar sebagai spirit pendidikan IPDN yang dikenal dengan nama Asta Bratha. Saya berharap seluruh praja bisa mengimplementasikan nilai-nilai ini dalam kehidupannnya,’’ tutur Wamendagri.

Menghadapi perkembangan zaman yang sangat pesat ini, John Wempi juga mengingatkan praja untuk selalu waspada terhadap paham radikalisme, terorisme, intoleransi, dan bahaya narkoba.

‘’Taati tata kehidupan kampus, norma dan kaidah kehidupan praja, terus tingkatkan semangat toleransi, rasa cinta kepada tanah air dan almamater karena kalian dididik dengan nilai-nilai dasar kebangsaan, berwawasan nusantara dalam semangat Empat Pilar Kebangsaan,’’ jelasnya.

Rektor IPDN, Hadi Prabowo menyatakan, setelah acara pengukuhan ini seluruh praja pratama akan memulai proses pendidikan IPDN, yakni sistem pendidikan pengajaran, pelatihan dan pengasuhan (Jarlatsuh) terintegrasi semester I pada 16 Agustus 2022.

Hadi menambahkan, 1.227 praja pratama terdiri atas laki-laki sebanyak 743 orang dan perempuan  484 orang.

Mereka akan menempuh pendidikan di IPDN dan ditetapkan pada tiga fakultas, yaitu 381 orang pada Fakultas Politik Pemerintahan, 502 orang pada Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan 345 orang pada Fakultas Perlindungan Masyarakat.

Hadi juga menegaskan sebelum dikukuhkan, seluruh praja pratama ini telah melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus dan Budaya Akademik (PKKBA) yang diselenggarakan pada 29 Juli hingga 3 Agustus 2022, serta latihan dasar (Latsar) pada 4-13 Agustus 2022.

Khusus pelaksanaan Latsar, IPDN bekerja sama dengan Kepolisan Daerah (Polda) Jabar melalui Biro SDM Polda Jabar, SPN Polda Jabar dan Satbrimobda Polda Jabar, serta disupervisi oleh Analis Kebijakan Utama Korps Sabhara Baharkam Polri Brigjen Pol Herman Sikumbang.(HS)

Wali Kota Semarang Minta Verifikasi Data Stunting Agar Tepat Penanganan

Korban Dugaan Penganiayaan di Plantaran, Ternyata Anak Yatim dan Tulang Punggung Keluarga