in

Bejat, Seorang Ayah Perkosa Anak Tiri Berumur 17 Tahun Sejak Kelas 4 SD 

Barang bukti dan pelaku perkosaan terhadap anak tiri kini sudah diamankan oleh Polrea Semarang guna pemeriksaan lebih lanjut.

HALO SEMARANG – Aksi bejat dilakukan oleh seorang ayah di Ungaran Timur, Kabupaten Semarang yang tega memperkosa anak tirinya berinisial SNA yang masih berumur 17 tahun sejak kelas 4 Sekolah Dasar (SD).

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika dalam keterangannya mengatakan pelaku bernama SAR 38, yang bekerja sebagai driver ojek online (ojol) itu kini sudah ditangkap oleh Satreskrim Polres Semarang dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menjelaskan, selama tindakan pencabulan hingga persetubuhan terjadi, korban yang saat ini menjadi pelajar kelas XI di sebuah SMK sering meninggalkan rumah ke tempat saudaranya karena trauma.

“Pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan kepada siapapun. Selanjutnya sekitar bulan Februari kemarin korban disetubuhi pelaku saat ibu kandungnya bekerja,” terangnya Kamis (24/3/2022).

“Namun dalam pelariannya korban ini tidak berani menceritakan kejadian yang dialaminya kepada saudara-saudaranya,” jelasnya.

Hingga akhirnya pada tanggal 3 Februari 2022, korban melarikan diri ke rumah pamannya dan dengan pendekatan dari sang paman korban akhirnya berani menceritakan kejadian yang dialaminya.

“Selanjutnya paman korban menghubungi bapak kandung korban yang sudah menetap di Provinsi Jambi untuk datang ke Ungaran,” paparnya.

Bapak kandung korban yang tidak terima atas kejadian tersebut kemudian melaporkan ke Polres Semarang agar kejahatan seksual ini bisa ditangani dan pelaku bisa mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Pelaku saat dimediasi oleh perangkat desa setempat tidak mengakui hingga akhirnya keluarga korban melaporkannya ke kami dan pelaku berhasil kami amankan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Tegar Satrio Wicaksono mengatakan saat ini korban masih mengalami trauma atas ulah yang dilakukan oleh bapak tirinya.

“Unit PPA Polres Semarang tengah memeriksa korban dan para saksi untuk melengkapi berkas laporan. Sementara pelaku diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” imbuhnya. (HS-06)

Terekam CCTV, Pelaku Perampokan Minimarket di Kendal Siram BBM ke Kasir

Jelang Lebaran, DPU Jateng Pastikan Jalan Provinsi Aman Dilintasi