in

Begini Tampang Polisi Gadungan di Kendal Yang Sukses Perdayai Dua Wanita

Tersangka BP yang dihadirkan dalam press release di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021).

 

HALO KENDAL – Kasus penipuan yang merugikan nama baik kepolisian terjadi di Kabupaten Kendal. Modus yang dilakukan hampir sama yang sudah beberapa kali terjadi, yakni memperdayai wanita dan mengaku sebagai anggota kepolisian.

Hal tersebut disampaikan, Wakapolres Kendal Kompol Donny Eko Listianto, dalam press release di Mapolres Kendal, Senin (17/5/2021).

“Telah terjadi dugaan perkara tindak pidana penipuan secara berkelanjutan yang terjadi sejak hari Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 18.00 WIB di mesin ATM BRI di Jalan Pemuda Kelurahan Pegulon, Kecamatan Kendal sampai hari Minggu tanggal (11/4/2021). Selain itu, juga terjadi di rumah korban Desa Kecamatan Kaliwungu,” terangnya.

Tersangka yang berinisial BP (38) warga Kelurahan Proyonanggan, Kecamatan Batang berhasil ditangkap polisi.

Adapun modus penipuan secara berkelanjutan tersebut, lanjut Kompol Donny, dilakukan dengan cara membujuk rayu, tipu muslihat dan berkata bohong kepada korban DF (21), warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal dan RZ (46), yang juga warga Kecamatan Kaliwungu.

Korban DF bekerja sebagai resepsionis di salah satu hotel di Kendal, sedangkan koran RZ yang bekerja sebagai ibu rumah tangga, keduanya dijanjikan akan dinikahi oleh tersangka.

“Sehingga kedua korban bersedia menyerahkan sejumlah uang dan perhiasan dengan total nominal Rp 19 juta, yang dibawa kabur tersangka yang seorang makelar mobil,” jelas Wakapolres Kendal.

Ditambahkan oleh Kompol Donny, dalam melancarkan aksinya, tersangka mengaku sebagai anggota kepolisian yang bertugas di Polda Jawa Tengah dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian dengan status duda.

Kemudian tersangka menjanjikan kepada korban untuk bertunangan pada hari Minggu (11/4/2021) pukul 14.00 WIB dan menikahinya dalam waktu dekat. Akan tetapi ternyata semua janji itu hanya bohong belaka.

“Hal tersebut dikatakan oleh tersangka hanya semata-mata untuk memperdayai kedua korban. Sehingga bersedia menyerahkan uang dan perhiasan emas kepada tersangka,” imbuh Kompol Donny.

Setelah mendapatkan laporan dari korban DF, tersangka ditangkap dan diamankan oleh Polres Kendal pada tanggal 26 April 2021 untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti yang disita dari tersangka adalah satu unit mobil Honda Type Mobilio 2018 dengan Plat yang terpasang H-8740-GG.

“Atas kejadian tersebut tersangka dapat disangkakan melanggar Pasal 378 KUH Pidana Jo 64 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya empat tahun penjara,” tandas Wakapolres Kendal.

Sementara tersangka BP mengaku, mendapatkan pakaian dinas lengkap dengan atribut kepangkatan setingkat perwira dengan membelinya di daerah Yogyakarta. Namun dari pengakuannya, belum pernah memakai seragam tersebut.

“Pakaian hanya saya pajang dan saya simpan saja. Saya sejak dulu memang punya cita-cita ingin menjadi seorang polisi,” kata BP singkat saat ditanya wartawan.(HS)

Share This

Usai Lebaran, Ganjar Minta Bupati/Wali Kota Antisipasi Perayaan Syawalan

Purnawirawan Dan Warakawuri Di Kendal Divaksin Hari Ini