Beberkan Kelebihan McGregor dan Poirier

Firas Zahabi.

 

HALO SPORT – Firas Zahabi, mantan pelatih petarung George Saint Pierre, ikut berkomentar menjelang duel kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) antara Conor McGregor dan Dustin Poirier.

Laga itu akan dipentaskan pada UFC 257, 23 Januari mendatang. McGregor dan Poirier memiliki kelebihan dalam pertarungan berdiri (pukulan dan tendangan).
Menurut Zahabi, Conor adalah counter puncher terbaik dalam sejarah UFC. Sementara senjata utama Dustin adalah tinju.

Pria 40 tahun berkebangsaan Kanada itu lebih menjagokan McGregor. Firas menilai keunggulan Poirier dalam bertinju justru akan membuatnya menjadi mangsa empuk bagi Conor.

‘’McGregor ingin Anda memukulnya, dan ketika Anda memukul, dia akan membuat Anda menyesal,’’ ungkap Zahabi kepada Sportskeeda.

‘’Dustin Poirier adalah pemukul yang hebat, tetpai dia tidak selevel dengan McGregor,’’ tegasnya.

Teknik counter puncher McGregor terlihat ketika dia menghadapi Jose Aldo untuk partai perebutan gelar kelas bulu UFC pada 2015. Aldo, yang saat itu tak terkalahkan selama hampir satu dekade, dibuat tergeletak dalam tempo 13 detik.

Upaya Jose memukul Conor malah berbuah pukulan balasan yang mendarat telak di kepalanya. Kalau Poirier memaksakan cara seperti itu, petarung berkebangsaan Republik Irlandia ini bakal menuai kemenangan lagi.

‘’McGregor punya latara belakang sebagai petinju. Meski demikian, dia juga solid dalam permainan di bawah,’’ jelas Zahabi.

Reputasi Conor memang anjlok selepas dikalahkan Khabib Nurmagomedov. Namun, kini dia bangkit dengan persiapan yang solid.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.