in

Beberapa Kali Melanggar, Tiga Warung Kopi di Rembang ini Disegel Satpol PP

Satpol PP Rembang menyegel tiga warung kopi di eks kompleks stasiun Rembang, dengan alasan melanggar aturan pelarangan penjualan minuman keras. (Foto : rembangkab.go.id)

HALO REMBANG – Satpol PP Rembang menyegel tiga warung kopi di eks kompleks stasiun Rembang, dengan alasan melanggar aturan pelarangan penjualan minuman keras.

Kepala Satpol PP Kabupaten Rembang, Sulistiyono, Kamis (6/4/2023) mengungkapkan penyegelan dilakukan karena warung-warung kopi tersebut, menjual minuman keras (miras). Bahkan sudah beberapa disita oleh petugas dalam razia yang berbeda.

“Dalam beberapa kali razia, kedapatan menjual miras di warung kopi tersebut. Menjual minuman keras ini melanggar Perda Nomor 02 tahun 2019 tentang Ketertiban Umum,” kata dia, seperti dirilis rembangkab.go.id.

Kasatpol PP juga menyebut warkop tersebut membunyikan musik pada malam bulan Ramadan.

Dalam aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dalam Instruksi Bupati, bahwa warkop masih bisa buka, tetapi dilarang membunyikan musik.

“Selama bulan suci Ramadhan, warung kopi boleh buka, tapi dilarang membunyikan musik dan karaoke. Kami selalu memonitor, ternyata mereka tidak mengindahkan, “ katanya

Sulistiyono menuturkan pihaknya selalu  mengedepankan langkah-langkah persuasif dan humanis, peringatan telah diberikan untuk pemilik warkop.

Namun manakala pelanggaran masih saja terjadi, tentu akan diambil upaya tegas berupa penyegelan.

“Kami sudah berikan peringatan dulu sebelumnya, namun tetap tak diindahkan. Dengan terpaksa Satpol menyegel atau menutup warung kopi tersebut sejak hari Senin (3/4/2023), biar juga menjadi efek jera bagi yang lain,“ tuturnya.

Kepada para pelaku usaha, diminta untuk menghormati datangnya bulan suci Ramadan. Pemerintah  sudah ada rambu-rambu Perda maupun Instruksi Bupati.

Satpol PP punya nomor aduan untuk pelaporan warga. Hal itu membuat Satpol PP mendapatkan informasi dengan mudah dari warga.

“Petugas Satpol PP sendiri secara rahasia juga memantau aktivitas pelaku usaha warung kopi. Kalau kafe karaoke harus tutup total sampai nanti H plus 10 setelah Idulfitri,“ kata dia. (HS-08)

Gilbert Puji Improvment Pemain PSIS Usai Menang Telak Atas PSM

Pemkab Rembang Mulai Salurkan Bantuan Beras 720 Ton