in

Beberapa Hari Terendam Rob, Ratusan Rumah Warga di Rembang Rusak

Rob di Kabupaten Rembang. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Ratusan rumah di pesisir Kabupaten Rembang, rusak setelah direndam rob selama beberapa hari.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, seperti dirilis rembangkab.go.id, menyebutkan terdapat 13 desa terdampak rob. Di wilayah tersebut terdapat 128 rumah warga yang mengalami kerusakan.

Selain rumah warga, sejumlah sarana dan prasarana umum, seperti pos PAUD di Desa Pandean, gudang serbaguna di Desa Pandean, fondasi jalan di Desa Tasikagung, gedung posyandu di Desa Banyudono, serta tambak ikan mengalami kerusakan. Adapun kerugian, untuk sementara diperkirakan mencapai lebih dari Rp 2,6 miliar.

Adapun untuk desa-desa terdapat, di Kecamatan Rembang, yakni  Desa Pandean, Desa Tasikagung, Desa Gegunung kulon, Desa Tritunggal, Desa Kabongan Lor, Desa Pasar Banggi, dan Desa Tritunggal.

Untuk di wilayah Kecamatan Sarang, rob melanda Desa Kalipang, Desa Temperak, Kecamatan Kaliori, Desa Pantiharjo, Desa Purworejo, dan Desa Banyudono. Adapun di Kecamatan Kragan, rob melanda Desa Pandangan Kulon.

Kepala Pelaksana BPBD Rembang, Sri Anjarwati mengatakan segera setelah air laut melimpas ke daratan, pihaknya langsung datang ke lokasi terdampak dan melakukan asesmen.

Pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan bergotong-royong membantu warga terdampak.

Sri Anjarwati menjelaskan ketinggian pasang air laut di utara Jawa Tengah pada saat puncak pasang tertinggi, berkisar 1,25 meter sampai 2 meter, atau masuk kategori sedang.

“Rob ini terjadi karena jarak Bumi dan Bulan pada pada posisi terdekat. Tinggi gelombang di Perairan Utara Jawa Tengah, saat itu mencapai 1.25 meter sampai 2.5 meter. Pada akhir Syawal, di mana masa itu mendekati fase puncak pasang, tanggal 23 Mei 2022 jam 16.00, tercatat tinggi pasang 210 sentimeter, ” terangnya. (HS-08)

Parkir di Zona Terlarang di Kota Magaleng, Roda Mobil Bisa Digembok Dishub

Pantau Minyak Goreng di Pasar Tradisional, Pj Bupati Batang : Tidak Ada Masalah