Baznas Microfinance Di Desa Penanggulan Terapkan Protokol Kesehatan

Penyerahan bantuan peralatan dari Baznas oleh Camat Pegandon, Endang kepada Ibrahim, pelaku usaha yang terdampak pandemi di Desa Penanggulan, Pegandon, Kendal, Rabu (4/11/2020).

 

HALO KENDAL- Dalam rangka membantu perekonomian masyarakat, Baznas Kendal menyalurkan bantuan peralatan usaha bagi para pelaku usaha Mikro di wilayah Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon.

Acara yang bertema, Launching Baznas Microfinance dan Penyerahan Alat Usaha tersebut, dilaksanakan di Aula Balai Desa Penanggulan, Kecamatan Pegandon, Rabu (4/11/2020).

Kegiatan penyerahan bantuan dihadiri ketua dan pengurus Baznas Kendal, Camat Pegandon, Kepala Desa Penanggulan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta penerima bantuan.

Para tamu yang hadir terlihat mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan, dicek suhu tubuh dan disediakan hand sanitizer sebelum memasuki aula, serta duduknya menjaga jarak.

Kepala Desa Penanggulan, Ali Mustafa mengaku bersyukur, karena desanya terpilih dari 12 desa di Kecamatan Pegandon, sebagai Pilot Project kegiatan Baznas Kendal untuk membantu pengembangan usaha mikro masyarakat.

“Ada 30 usaha mikro rumahan di desa kami. Dan 20 di antaranya, terpilih mendapat bantuan peralatan masing-masing senilai dua Rp 2.000.000 dari Baznas Kendal,” ungkapnya.

Dikatakan, dari 20 usaha mikro ini sebagian besar adalah ibu-ibu yang mempunyai usaha home industri. Sehingga dengan bantuan peralatan, diharapkan bisa membantu usaha mereka di tengah masa pandemi Covid-19.

“Terima kasih kepada Baznas bisa bermanfaat untuk kepentingan usaha, sehingga bisa berlipat ganda dan mensejahterakan keluarganya saat masa pandemi,” ungkap Ali.

Camat Pegandon, Endang dalam sambutannya mengatakan, siap memfasilitasi dan memberikan pelatihan kepada warga untuk berkreasi.

“Bagi ibu-ibu dan warga yang ingin melakukan hal-hal yang kreatif dan inovatif, kami siap memfasilitasi. Tentunya akan didukung oleh dinas-dinas terkait,” imbuh Endang.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau masyarakat di wilayah Pegandon, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan, demi mencegah dan menghentikan penyebaran virus Covid-19.

“Semoga pandemi segera berakhir, kita harus terus taati protokol kesehatan,” tandasnya.

Ketua Baznas Kabupaten Kendal, Ubaidillah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Kendal, yang telah mendukung Baznas Kendal selama ini.

“Alhamdulillah zakat baik dari ASN maupun masyarakat setiap bulannya bisa terkumpul sekitar Rp 800 juta,” jelasnya.

Dirinya juga mengapresiasi adanya Unit Penerimaan Zakat (UPZ) di Desa Penanggulan. Sehingga bisa ikut berkontribusi dan mendukung program zakat.

“Semoga semua pihak baik tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa dan kelurahan bisa mendukung program zakat ini. Dan kita berharap pandemi corona segera berakhir,” ungkapnya.

Sementara itu salah satu penerima bantuan, Ibrahim mengaku senang dengan adanya bantuan peralatan untuk usaha ini. Menurutnya ini bisa membantu masyarakat mengembangkan usahanya.

“Terima kasih kepada Baznas dan UPZ Desa Penanggulan atas bantuan peralatan ini. Semoga dengan alat ini, kegiatan usaha kami di tengah pandemi bisa lancar dan menghasilkan,” ungkap Ibrahim.(HS-EI).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.