in

Baznas Kebumen Distribusikan Zakat, Infak, dan Sedekah Rp 718 Juta

Penyaluran bantuan zakat, infak, dan sedekah tahap II tahun 2021, dari Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Kebumen kepada masyarakat miskin yang membutuhkan, di Gedung PKK Kebumen. (Foto : Kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Kebumen, kembali menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah tahap II tahun 2021, untuk masyarakat miskin yang membutuhkan. Jumlah dana yang dikeluarkan Baznas, kali ini total sebesar Rp 718.521.900.

Pendistribusian zakat, infak, dan sedekah ini, secara simbolik diserahkan kepada para penerima di Gedung PKK Kebumen, Selasa (24/8). Hadir pula dalam acara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, dan Ketua Tim Penggerak PPK Kabupaten Kebumen, Iin Windarti.

Bupati menyambut baik komitmen Baznas, dalam menghimpun zakat, infak, dan sedekah, untuk kepentingan masyarakat luas. Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah, untuk dapat terus memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, melalui program-program Bupati.

“Baznas sudah melakukan upaya terbaik, untuk terus mengelola dana umat ini, demi kepentingan masyarakat. Terutama membantu masyarakat kecil di Kebumen, dalam banyak hal, baik dari sektor, pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati di Gedung PKK, seperti dirilis Kebumenkab.go.id.

Bupati berharap, Baznas dan Pemkab Kebumen bisa bersinergi untuk terus mewujudkan proses pembangunan di Kebumen. Pihaknya juga sudah memberikan ruang bagi Baznas untuk untuk meningkatkan dana zakat dari para ASN Kebumen.

“Alhamdulillah angka kenaikan zakat kita dari para ASN juga meningkat. Ini menujukkan Baznas punya strategi yang baik dalam menghimpun zakat. Di tengah pandemi saat ini, bantuan dari Baznas ini tentu sangat dibutuhkan dan membantu bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kebumen Bambang Sucipto menambahkan, pendistribusian zakat, infak, dan sedekah kali ini, akan disalurkan di Kecamatan, Klirong, Puring, Petanahan, Sruweng, Karanganyar, dan Karanggayam.

“Jumlah mustahik ada 3.330 orang dari 7 asnaf, terdiri atas fakir miskin, sabilillah, ghorim, amil, ibnu sabil, dan mualaf,” ujar Bambang.

Bantuan yang diberikan, di antaranya berupa beasiswa untuk masyarakat tidak mampu, alat kesehatan, kursi roda, pemberian paket sembako, bedah rumah, bantuan tunai, bantuan untuk mualaf, ibnu sabil, bantuan sarana prasarana untuk TPQ, serta bantuan alat hibah untuk pertukangan dan mesin jahit. (HS-08)

Share This

Tata Kelola Kearsipan 26 OPD di Klaten Diaudit

Resmikan Jembatan Simbangdesa, Bupati Batang Minta Bobot Kendaraan Tak Lebihi 8 Ton