in

Baznas Jepara Salurkan Modal dan Alat Penunjang Usaha bagi Mustahik

Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan bantuan kepada warga secara simbolis. (Foto : Jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara, menyalurkan zakat produktif bagi 90 mustahik di 30 desa di 15 Kecamatan. Penyaluran zakat dilakukan dalam bentuk modal atau alat penunjang usaha bagi warga yang berhak atau mustahik.

Penyaluran zakat produktif, dilakukan secara bertahap selama Oktober ini, salah satunya di Kecamatan Pecangaan, Selasa (5/10).

Bupati Jepara Dian Kristiandi, secara simbolis memimpin tasaruf atau penyerahan tersebut. Dia juga didampingi Ketua Baznas Jepara Sholih. Kegiatan itu turut dihadiri pimpinan perangkat daerah, para camat, serta petinggi.

Menurut bupati, program ini menyakinkan masyarakat bahwa dana yang dikelola Baznas dapat dioptimalkan secara maksimal. Tepat sasaran, transparan, dan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

“Hari ini kita bisa lihat, Baznas dalam pengelolaannya transparan. Muaranya untuk melakukan satu pemberdayaan dalam rangka pengentasan kemiskinan,” kata dia, seperti dirilis Jepara.go.id.

Selain itu juga diberikan pembinaan dan penguatan terhadap mustahik, agar modal ataupun alat penunjang usaha yang diberikan dapat berkembang. Mereka pun diajak untuk terus menggerakkan zakat produktif. Setelah jadi maju harapannya turut menjadi muzaki atau pemberi zakat.

“Ayo manfaatkan betul untuk mengembangkan usaha, sehingga setelah maju kita gantian yang memberi,” lanjut Dian Kristiandi.

Ketua Baznas Jepara Sholih menjelaskan, bentuk tasaruf zakat produktif disesuaikan permintaan dan potensi masing-masing mustahik. Seperti mesin jahit, etalase makanan, alat bengkel, hingga ternak kambing. Nilai zakat per penerima antara Rp 2 juta sampai Rp 3 juta.

“Diharapkan penerima dapat tumbuh usahanya dan meningkatkan pendapatannya, sehingga dapat terentaskan dari kemiskinan,” terangnya.

Dalam Oktober ini, dia mengungkapan tasaruf program tersebut menyasar di 15 kecamatan. Masing-masing kecamatan 2 desa, dan tiap desa dijatah 3 mustahik. Total ada 90 penerima, dengan zakat produktif senilai Rp  225 juta yang tersalurkan. (HS-08)

Share This

Bupati : TNI-Polri Berperan Penting Percepat Vaksinasi di Pati

Hasil Tes PCR dinyatakan Negatif, Uji Coba PTM Dilanjutkan