Bawaslu Kota Semarang Temukan Ribuan Data Diduga Pemilih Ganda

Rapat konsolidasi Bawaslu Kota Semarang terkait pencermatan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada 2020, Jumat (2/10/2020).

 

HALO SEMARANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang menemukan ribuan data dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Kota Semarang yang diduga ganda.

Sehingga Bawaslu memberikan Saran Perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) kepada KPU Kota Semarang, sebagai upaya untuk menjaga hak pilih masyarakat menuju Pilkada 2020 yang berintegritas.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Semarang, Nining Susanti menjelaskan, bahwa saran perbaikan tersebut dikeluarkan setelah dilakukan pencermatan oleh Bawaslu Kota Semarang dan jajarannya, terhadap Daftar Pemilih Sementara (A.1 KWK) yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Semarang.

“Setelah kami lakukan pencermatan terhadap data Daftar Pemilih Sementara yang telah ditetapkan, ditemukan data invalid umur kurang dari 17 tahun sebanyak 48 pemilih, dan data invalid umur lebih dari 95 tahun sebanyak 299 pemilih,” ujarnya, Jumat (2/10/2020).

Lebih lanjut, Nining menjelaskan, dari hasil pencermatan data ganda internal kecamatan ada 715, pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) 1.364, pemilih Memenuhi Syarat (MS) belum masuk DPS 561, dan daftar pemilih ganda antar-kecamatan se-Kota Semarang sebanyak 1.181 pemilih.

“Dari hasil pencermatan tersebut, tindak lanjut atas temuan ini kami menyarankan untuk dilakukan pencermatan kembali atau kroscek terhadap data invalid dan juga melakukan pencoretan terhadap daftar pemilih yang teridentifikasi ganda, jika berdasarkan hasil penelitian KPU data tersebut memang dipastikan ganda,” jelasnya.

Tindak lanjut terkait data-data di atas, sudah diberikan saran perbaikan secara tertulis kepada KPU beserta jajarannya di tingkat kecamatan pada tanggal 28 September 2020.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.