Bawaslu Kendal: 2.305 APK dan Bahan Kampanye Peserta Pilkada Melanggar Aturan

Foto ilustrasi Pilkada 2020.

 

HALO KENDAL – Bawaslu Kendal rekomendasi ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) untuk ditertibkan Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal 2020.

Rekomendasi itu sudah dilayangkan ke KPU Kendal untuk diteruskan kepada peserta Pilbup Kendal.

Kordiv Pengawasan Bawaslu Kendal, Ahmad Ghozali mengatakan, berdasarkan temuan hasil pengawasan Bawaslu Kendal, sejauh ini di wilayah Kabupaten Kendal ditemukan sejumlah 2.305 APK dan Bahan Kampanye (BK) yang dinilai melanggar.

Sehingga masuk dalam pelanggran administrasi pemilihan.

“Rincian jumlah total APK dan BK yang melanggar berbeda-beda, paslon nomor 1 sejumlah 634. Paslon nomor 2 sejumlah 970. Paslon nomor 3 sejumlah 702,” terangnya, Selasa, (13/10/2020).

Sementara itu Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kendal, Firman T Sudibyo menambahkan, melalui surat rekomendasi nomor 887/2020 yang diberikan pada KPU Kendal, pihaknya memberi imbauan agar dilayangkan teguran kepada pasangan calon yang memasang APK dan BK melanggar.

“Surat rekomendasi sudah kami kirimkan ke KPU Kendal agar diberitahukan kepada paslon untuk menertibkan APK yang melanggar,” jelasnya.

Firman juga mengingatkan, jika dalam waktu 1×24 jam belum ditertibkan, maka Bawaslu Kendal akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menertibkan pelanggaran.

“Bawaslu Kendal sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwenang untuk menertibkan APK dan BK yang melanggar di dua puluh kecamatan dengan jadwal menyusul,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.