Bawaslu Jateng Ingatkan Kepatuhan Protokol Kesehatan Saat Penetapan Paslon Di KPU

Ketua Bawaslu Jateng, Fajar Saka (kiri) saat acara live streaming di akun Youtube Humas Bawaslu Jateng, Senin (21/9/2020).

 

HALO SEMARANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jateng mengingatkan partai politik dan para pasangan calon untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, saat tahapan penetapan pasangan calon dalam Pilkada 2020.

Rencananya agenda ini dijadwalkan KPU pada 23 September 2020 dan dilanjutkan pengumuman nomor urut paslon pada 24 September 2020.

Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Fajar Saka meminta semua pihak yang terlibat dalam tahapan penetapan pasangan calon Pilkada serentak 2020, untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Menurutnya, penetapan pasangan calon yang telah dijadwalkan KPU pada 23 September hampir bisa dipastikan bakal dihadiri para pendukung calon kepala daerah.

Untuk itu, Fajar mengimbau agar para pasangan calon dapat mengendalikan pendukungnya, sehingga tidak ikut menghadiri penetapan pasangan calon di kantor KPU. Hal ini sebagai upaya mengurangi kerumunan massa.

“Partai politik dan para paslon harus mengendalikan para pendukungnya masing-masing. Boleh saja merayakan penetapan paslon, tapi bisa dilakukan di rumah masing-masing. Agar tak terjadi kerumunan banyak orang,” katanya dalam acara live streaming di akun Youtube Humas Bawaslu Jateng, Senin (21/9/2020).

Agenda penetapan paslon dilakukan KPU masing-masing daerah melalui rapat pleno tertutup.

Fajar mengingatkan, jangan sampai penetapan paslon dan pengundian nomor urut paslon itu melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Karena, prosesi penyerahan penetapan tidak diatur secara rinci.

KPU bisa menyerahkan begitu saja atau mengantarkan penetapan paslon, tapi bisa juga mengundang paslon.

“Khawatirnya ada yang menyambut dengan suka cita lalu dibuat ramai-ramai. Ini jangan sampai terjadi.  Adanya kerumunan pada saat pendaftaran bapaslon jangan sampai terulang lagi.  Boleh saja mengekspresikan kegembiraan tapi disikapi biasa saja. Tak perlu berkerumun,” katanya.

Pada saat yang sama, KPU di masing-masing daerah juga dapat menyiarkan secara langsung melalui media sosial adanya agenda penetapan paslon dan pengundian nomor urut paslon.

Fajar menyebut, bawaslu kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah melakukan imbauan pencegahan kepada berbagai pihak, terutama partai politik, bapaslon, tim relawan dan lain-lain, agar taat protokol kesehatan.

“Karena, pencegahan Covid-19 tak hanya menjadi tanggung jawab KPU dan Bawaslu, tapi merupakan tanggung jawab semua pihak. Protokol kesehatan juga tak hanya diterapkan dalam penyelenggaraan Pilkada, tapi juga harus diterapkan di berbagai bidang lain,” paparnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.