in

Bawa Misi Perdamaian, Presiden Jokowi Menuju Moskow

Presiden Jokowi beserta rombongan, bersiap menaiki kereta khusus yang akan dari Ukraina kembali ke Polandia. Dari Polandia, Kepala Negara langsung ke Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia, untuk melanjutkan lawatannya ke Moskow, Rusia. (Foto : Twitter @Jokowi)

 

HALO SEMARANG – Setelah menyelesaikan kunjungan ke Ukraina, Presiden Joko Widodo, beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan rombongan terbatas kembali ke Polandia.

Dari Stasiun Przemysl Glowny, Polandia Presiden dan rombongan menuju Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia, untuk melanjutkan lawatannya ke Moskow, Rusia.

“Kembali berkereta api menuju kota Przemysl, Polandia, untuk melanjutkan lawatan perdamaian ke Moskow, Rusia,” tulis Presiden Jokowi melalui akun Twitter @Jokowi.

Sebelumnya dalam lawatannya ke Ukraina, Presiden Jokowi menekankan bahwa lawatannya ke Ukraina dan Rusia adalah untuk membawa misi perdamaian.

Kepada Presiden Rusia, Zelenskyy,  Presiden Jokowi juga mengatakan kunjungannya ke Ukraina merupakan bentuk kepedulian Indonesia, terhadap situasi di negara itu.

“Saya sampaikan ke Presiden Zelenskyy, bahwa kunjungan ini saya lakukan sebagai manifestasi kepedulian Indonesia terhadap situasi di Ukraina,” kata Presiden Jokowi, dalam pernyataan pers bersama Presiden Zelenskyy, selepas pertemuan.

Presiden Jokowi menegaskan posisi Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah.

Meskipun masih sangat sulit dicapai, Presiden Jokowi juga tetap menyampaikan pentingnya penyelesaian damai, dan mengatakan bahwa spirit perdamaian tidak boleh pernah luntur.

“Dalam kaitan ini, saya menawarkan diri, untuk membawa pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin, yang akan saya kunjungi segera,” kata Jokowi, seperti ditulis melalui akun Twitter @Jokowi.

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Dengan kemampuan yang ada, rakyat dan pemerintah Indonesia, berusaha memberikan kontribusi bantuan termasuk obat-obatan dan komitmen rekonstruksi rumah sakit di sekitar Kyiv.

Presiden Jokowi, juga menyampaikan pentingnya Ukraina bagi rantai pasok pangan dunia. Menurutnya, semua usaha harus dilakukan agar Ukraina bisa kembali melakukan ekspor bahan pangan.

“Penting bagi semua pihak, untuk memberikan jaminan keamanan bagi kelancaran ekspor pangan Ukraina, termasuk melalui pelabuhan laut. Saya mendukung upaya PBB dalam hal ini,” tegasnya. (HS-08)

Ribuan Hewan Kurban akan Disebar Dompet Dhuafa Jateng

Tim Kesehatan Haji Indonesia Siap Hadapi Puncak Armuzna