Batis Terpilih Menjadi Presiden BEM Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto

Suasana penghitungan suara dalam Pilpres BEM Unwiku Purwokerto. (Foto : Banyumaskab.go.id)

 

HALO BANYUMAS – Batis Reka Guliwan dan Fajar Felik Pujianto, terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto, yang digelar secara online beberapa waktu lalu.

Tingginya elektabilitas kedua mahasiswa ini, terlihat sejak proses pendaftaran, sehingga tidak ada mahasiswa lain yang berani mengajukan diri menjadi calon.

Dan terbukti saat pemungutan suara melawan kotak kosong pasangan ini memperoleh suara mutlak yaitu sebanyak 529 suara dari 534 suara sah.

Terpilihnya Batis dan Felik sebagai Presiden dan Wakil Presiden BEM Unwiku telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Unwiku. Mereka akan menggantikan Presiden BEM Unwiku sebelumnya yaitu Alfahri Ziha Zidan Ihram.

Batis adalah mahasiswa Program Studi (Prodi) Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) sedangkan Felik Fajar Pujianto merupakan mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Wakil Rektor III Unwiku Purwokerto, Andi Johan, S.E., M.Si., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya Pemilihan BEM Unwiku Purwokerto.

“Kita patut bersyukur atas terlaksananya pemilihan Presiden BEM, dengan segala kekurangan yang ada menjadi pelajaran untuk kedepannya. Kami juga mengimbau untuk semua eleman mahasiswa untuk menerima dengan legowo hasil dari pemilihan yang telah dilaksanakan,” kata dia, seperti dirilis Banyumaskab.go.id

Sementara Presiden BEM terpilih, Batis Reka Guliwan berharap BEM Unwiku Purwokerto dapat menjadi rumah kreatifitas, ruang intelektualitas dan rumah pergerakan bagi mahasiswa.

“Semoga BEM Unwiku dapat menjadi ruang kreatifitas, ruang intelektualitas dan ruang pergerakan bagi mahasiswa Unwiku. Sehingga harapan mewujudkan mahasiswa Unwiku yang berkemajuan bisa kita wujudkan,” kata dia. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.