Basuki Jelaskan Konsep Anggaran Rp 100 – 300 Juta Per Dusun Dan Rencana Pengembangan KEK

#Pilkada Kendal

Acara Konsolidasi Apel Pemenangan Pengurus Ranting Partai Demokrat, di Kendal, Minggu (18/10/2020).

 

HALO KENDAL – Acara Konsolidasi Apel Pemenangan Pengurus Ranting Partai Demokrat, digelar di tiga tempat pada Minggu (18/10/2020). Yakni di Sekatul Limbangan untuk Dapil 3, kemudian di Desa Mororejo Kaliwungu untuk Dapil 2, dan terakhir di Dapil 4.

Dalam kesempatan konsolidasi di Sekatul Limbangan, program alokasi tambahan anggaran Rp 100-300 juta per Dusun yang dijanjikan pasangan calon Dico M Ganinduto – Windu Suko Basuki (DiBas), kembali dibedah oleh Calon Wakil Bupati, Windu Suko Basuki.

Menurutnya, pasangan calon DiBas berkomitmen untuk merealisasikan program tersebut jika terpilih untuk memimpin Kendal. Bahkan dia mengaku, pihaknya telah melakukan kontrak politik dengan ratusan dusun di Kabupaten Kendal.

“Awalnya dikira kami main-main, dari mana uang itu, dibilang tidak realistis. Kami sudah kalkulasi, APBD Kendal mampu. Tinggal komitmen saja. Dan kami tuangkan dalam kontrak politik. Jika tidak terlaksana, kami siap mundur,” tandas Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Tengah tersebut.

Purnawirawan TNI dari Kesatuan Kopassus yang pensiun dini, dan lebih memilih untuk menekuni bisnis dan kemudian terjun ke dunia politik itu mengatakan, Kabupaten Kendal memiliki banyak potensi namun belum dioptimalkan.

Sementara dalam kesempatan konsolidasi dapil 2, di Desa Mororejo Kecamatan Kaliwungu, Basuki buka-bukaan tentang rencana Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

“KEK sebagai proyek strategis nasional yang akan menjadi sentra industri dan ekonomi penting di Jawa Tengah. Kehadiran KEK ini akan dioptimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah dan sekaligus mengangkat kesejahteraan warga setempat,” terangnya.

Dikatakan, dengan disahkannya revisi Perda RTRW akan memantapkan visi misi paslon Dico M Ganinduto – Windu Suko Basuki (DiBas), untuk menjadikan Kendal sebagai sentra industri dan pariwisata.

“DiBas akan optimalkan keberadaan KEK untuk meningkatkan perekonomian daerah. Warga Kendal nantinya bisa bekerja di daerahnya sendiri, dan kita pastikan tenaga kerja lokal diprioritaskan,” lanjut Basuki.

Dia juga menjelaskan, untuk mendukung penyerapan tenaga kerja lokal pihaknya akan memberikan pendampingan untuk peningkatan SDM. Menurutnya, dalam era revolusi industri 4.0 kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan industri saat ini sangat kompetitif.

“KEK nantinya akan kami
sambungkan dengan sektor lain, terintegrasi dengan UMKM, pertanian dan bahkan untuk pengembangan kesenian dan kebudayaan.
Bagaimanapun, kemajuan industri nanti tidak menggerus identitas dan jatidiri warga Kendal yang dikenal punya tradisi masyarakat pesantren,” tukas Basuki.

Sementara itu, Plt Ketua DPC Demokrat Kendal, Wahyu KH meminta seluruh kader Demokrat untuk mengawal penuh pemenangan paslon DiBas.

Dikatakan, Windu Suko Basuki yang saat ini mendampingi Cabup Dico M Ganinduto adalah kader partai Demokrat, karena itu wajib bagi kader untuk melaksanakan perintah partai.

“Seluruh kader tidak cukup mendukung, tapi juga bergerak dan mengajak warga di lingkungannya untuk mendukung paslon DiBas. Ini adalah amanah partai, tidak ada istilah kalah dalam kamus perjuangan kita,” tegas Wahyu.

Apel pemenangan pengurus ranting partai Demokrat selain Dapil 3 dan 2, juga di dapil 4. Kegiatan diikuti puluhan pengurus ranting dan turut dihadiri para anggota DPRD dari partai Demokrat.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.