in

Baru Diperiksa Inspektorat Kendal, Pasar Sementara Weleri 1 Yang Roboh Malah Dibongkar Pelaksana Proyek

Pasar Sementara Weleri 1 yang beberapa waktu lalu roboh mulai dibersihkan, Rabu (22/9/2021).

 

HALO KENDAL – Pihak pelaksana proyek pembangunan membongkar dan membangun kembali Pasar Sementara Weleri 1 yang roboh diterpa angin pada Selasa (14/9/2021) lalu.

Hal tersebut disayangkan oleh Kepala Inspektorat Kendal, Sugeng Prayitno. Saat bertemu awak media di ruang kerjanya, Rabu (22/9/2021), Sugeng Prayitno mengatakan, proyek yang baru selesai dibangun dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 3,6 miliar tersebut, statusnya saat ini masih dalam pemeriksaan atas persoalan robohnya bangunan.

“Ini bisa diduga pihak ketiga ingin menghilangkan jejak dan barang bukti,” ujar Sugeng.

Pantauan di lokasi, 17 los pasar darurat yang roboh telah dibersihkan. Bahkan beberapa los di bagian utara yang sempat roboh telah mulai dibangun.

Nampak sejumlah aktivitas pekerja lapangan baik yang membongkar material bangunan yang roboh. Sementara pekerja ada yang bertugas membangun kembali.

Sugeng Prayitno sangat menyayangkan pembongkaran dan pembangunan yang telah dilakukan pihak ketiga tersebut. Pasalnya masih dalam pemeriksaan oleh auditor Inspektorat Kendal.

“Pembongkaran maupun pembangunan eks-los pasar yang roboh itu jelas menyalahi prosedur. Jadi secara tidak langsung tidak mengindahkan yang sudah kami perintahkan,” tandas Sugeng.

Dijelaskan, secara teknis pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Kendal dilakukan secara menyeluruh dan objektif.

“Baik dari sisi kualitas bangunan yang dicocokkan dengan dokumen kontrak dan spesifikasi pekerjaan. Sehingga nantinya bisa diperoleh kesimpulan yang benar,” jelas Sugeng.

Menurutnya, pemeriksaan secara komprehensif ini penting. Sehingga diketahui penggunaan dan pengelolaan administrasi keuangan.

“Tujuannya supaya kesimpulan yang kami dapat juga benar. Apakah terjadi penyimpangan atau memang sudah sesuai spesifikasi kontrak pekerjaan,” ujar Sugeng.

Dirinya juga mengungkapkan, sebelumnya telah memerintahkan OPD terkait, agar bangunan sementara waktu untuk bangunan pasar dibiarkan sampai proses pemeriksaan selesai dan diperoleh kesimpulan.

“Kami minta jangan dibongkar dan jangan diperbaiki dulu. Termasuk pembayaran juga kami minta untuk ditahan. Kami segera cek ke lokasi dan minta untuk pembangunan dihentikan terlebih dahulu,” pungkas Sugeng.(HS)

Share This

Deputi Kementerian Investasi RI Kunjungi KIK, Ini Yang Disampaikan

Ketua KONI Kota Semarang Tekankan Konsep Bergerak Bersama Untuk Majukan Olahraga Kota Semarang