Bartomeu Hadapi Posisi Serba Sulit

Josep Maria Bartomeu/dok.

 

HALO SPORT – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menghadapi posisi serba sulit terkait masa depannya di Camp Nou. Hal itu tidak lepas dari konflik yang terjadi antara Bartomeu dan para oposisi.

Menurut Marca, para oposisi semakin berada di ujung kemenangan melawan orang nomor satu klub Catalan itu. Pasalnya, pihak oposisi hampir menyelesaikan proses verifikasi mosi tidak percaya yang akan dibawa ke dewan klub.

Tercatat ada 15.557 surat mosi tidak percaya yang sudah terverifikasi. Artinya, hanya butuh 964 mosi tidak percaya yang terverifikasi untuk mencapai angka minimal, yakni 16.521.

Sepertinya pihak oposisi akan mampu mencapai angka itu, karena mereka mengantongi 20.000 lebih tanda tangan mosi tidak percaya. Kondisi tersebut membuat kubu Bartomeu semakin di ujung tanduk.

Sebab, banyak pihak yang menyarankan kepada pengganti Sandro Rosell itu untuk mengundurkan diri. Hal itu bertujuan menjaga harga dirinya agar tak memalukan lantaran dilengserkan melalui mosi tidak percaya.

Namun, jika Bartomeu (57) bersikukuh untuk bertahan, maka setidaknya dia harus mengantongi dukungan dari 10 persen anggota klub.

Dalam poling yang dilakukan Marca, sebanyak 62 persen meminta Bartomeu untuk lengser. Kalau dia benar-benar mengundurkan diri, maka Barcelona akan membentuk komisi yang mengatur pemilihan presiden baru.

Pemilihan Presiden Barcelona yang baru bisa dilaksanakan sebelum akhir tahun atau pada Januari 2021. Beberapa kandidat yang ingin mencalonkan diri adalah Victor Font, Toni Freixa, Jordi Farre, Agusti Benedito, Lluis Fernandez Ala, Joan Laporta, Xavi Vilajoana, dan Emili Rousaud.

Di antara nama-nama itu, Joan Laporta pernah memimpin Barca. Pada masa Laporta, Los Cules dilatih Frank Rijkaard dan dimotori pemain terbaik dunia saat itu, Ronaldinho.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.