in

Bareskrim Tetapkan Yahya Waloni Tersangka Dugaan Penistaan Agama

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono. (Foto : Humas.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, telah menetapkan penceramah Yahya Waloni, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama, menyusul penangkapan yang bersangkutan, di Cibubur, Kamis (26/8).

“Yang bersangkutan disangkakan beberapa Pasal,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jumat (27/8), seperti dirilis Humas.polri.go.id.

Brigjen Rusdi menuturkan, penetapan tersangka itu, dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan klarifikasi terhadap konten-konten ceramah yang tersebar di media sosial.

Dalam hal ini, dia dijerat dengan pasal berlapis, mulai dari Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) terkait ujaran kebencian, hingga pasal penodaan agama.

Rusdi merincikan, pasal yang disematkan kepada Yahya Waloni ialah Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45a ayat (2) UU ITE atau Pasal 156a KUHP.

“Yang bersangkutan dilaporkan karena telah melakukan satu tindak pidana, yaitu berupa ujaran kebencian berdasarkan SARA dan penodaan terhadap agama tertentu,” tambah Rusdi.

Rusdi membenarkan bahwa penanganan perkara tersebut, didasarkan pada laporan polisi yang teregister dalam nomor LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM yang dibuat pada 27 April 2021 lalu oleh Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme.

Hingga saat ini, kata Rusdi, penyidik masih memeriksa Yahya Waloni. Dia belum mengkonfirmasi apakah sosok penceramah itu, sudah berstatus sebagai tahanan atau tidak. (HS-08)

Share This

Pemerintah Kota Semarang Libatkan Seniman untuk Bangun Identitas Kota

Kapolres Salatiga Bagikan Masker dan Bansos Saat Kerja Bakti