in

Banyaknya Bangunan di Bantaran jadi Kendala Pengerukan Sungai Kendal

Alat berat yang disiapkan untuk melakukan proses pengerukan Sungai Kendal di wilayah Kelurahan Ngilir oleh Kantor Korpokla Sumber Daya Air (SDA) Wilayah Bodri.

HALO KENDAL – Banyaknya bangunan yang berdiri di bantaran Sungai Kendal, menjadi salah satu kendala yang dihadapi saat melaksanakan kegiatan pengerukan.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Kelompok Pengelola (Korpokla) Wilayah Bodri, Kantor Korpokla Sumber Daya Air (SDA) Wilayah Bodri, Nur Kholis, saat meninjau pelaksanaan kegiatan pengerukan, Selasa (2/8/2022).

Menurutnya, dalam pekerjaan pengerukan sedimentasi sungai, petugas terkendala banyaknya bangunan yang berdiri di bantaran Sungai Kendal

“Untuk pengerukan tidak bisa dilakukan secara maksimal, karena ada beberapa kendala. Seperti banyaknya bangunan yang didirikan di bantaran sungai,” ungkap Nur Kholis

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak mendirikan bangunan di sepanjang bantaran sungai, dan membuang sampah sembarangan di sungai,

Selain itu, lanjut Nur Kholis, kendala lainnya kondisi talud sungai yang hanya berupa pasangan batu, sehingga tidak bisa dilakukan pengerukan lebih dalam. Karena dikhawatirkan talud sungai justeru akan roboh.

“Selain kondisi talud berupa pasangan batu, kondisi jembatannya yang ada terlalu rendah. Sehingga alat berat tidak bisa menjangkau dan pengerukan tidak maksimal,” imbuhnya.

Nur Kholis menjelaskan, pengerukan atau normalisasi sungai merupakan kegiatan yang dilakukan pihaknya rutin setiap tahun.

“Pengerukan sudah rutin dilakukan tiap tahun. Hanya saja, tidak bisa menyeluruh, karena keterbatasan anggaran,” jelasnya.

Dijelaskan, pada tahun 2022 ini, pengerukan Sungai Kendal hanya sepanjang 750 meter saja, dengan mengerahkan dua unit alat berat.

“Yakni mulai jembatan Masjid Agung Kendal ke arah utara meliputi sungai sepanjang wilayah Kelurahan Bandengan, Balok, Ngilir, Patukangan dan Pekauman, wilayah Kecamatan Kendal,” jelas Nur Kholis.

Sementara untuk kelanjutan pengerukan sungai dari Masjid Agung Kendal ke arah selatan, dijadwalkan pada tahun berikutnya.

“Sungai sebelah masjid ke selatan akan dilakukan pengerukan tahun depan, yang tiap tahunnya selalu diusulkan,” imbuh Nur Kholis. (HS-06)

Antisipasi Terjadinya Banjir, Sungai Kendal Dikeruk dan Dibuatkan Talud

Anggota DPRD Kendal Ajak Bangun Karakter Pelajar Pancasila Melalui Kurikulum Merdeka