in

Banyak Warga Yang Terpapar Covid-19, Wilayah Ini Lockdown Mikro

Wilayah RT 7 RW 1, Kelurahan Lamper Kidul, Kota Semarang ditutup sementara karena lockdown mikro.

 

HALO SEMARANG – Banyak warga yang terpapar Covid-19 di RT 7 RW 1, Kelurahan Lamper Kidul, Kota Semarang membuat wilayah tersebut melakukan lockdown mikro.

Ketua Satgas Covid-19 Kelurahan Lamper Kidul, Bripka Muslih mengatakan, hal tersebut dilakukan setelah ada laporan dari ketua RT setempat banyak warga yang terpapar Covid-19. Bahkan, ada pula yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 dan ada klaster keluarga.

“Yang di RT 7 awalnya ada empat orang yang terpapar. Kemudian berkembang menjadi 10 orang. Kebetulan juga satu rumah ada yang terpapar tiga KK,” bebernya, Kamis (1/7/2021).

Dia menjelaskan, memang imbauan dari Wali Kota Semarang, apabila ada satu RT memiliki kasus lebih dari 10 atau tujuh rumah terdapat kasus Covid-19 disarankan untuk lockdown sementara.

Di RT 7 Kelurahan Lamper Kidul, ada 10 orang yang terpapar Covid-19 sehingga dilakukan lockdown sementara. Sedangkan, angka Covid-19 di RT lainnya rata-rata ada dua hingga tiga kasus.

Adapun kebutuhan sehari-hari warga yang melakukan isolasi ditanggung bersama melalui program Jogo Tonggo.

Pihaknya belum dapat memastikan hingga kapan lockdown akan diberlakukan. Jika sudah banyak pasien yang sembuh, warga tentu akan kembali membuka akses.

Pantauan di lapangan gerbang masuk gang ditutup oleh warga setempat. Hal itu untuk meminimalisir mobilitas warga dari luar wilayah.

Satgas Covid-19 Kelurahan Lamper Kidul pun melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala. Satgas Covid-19 juga keliling memantau warga yang melakukan isolasi mandiri.

“Penyemprotan minimal satu pekan sekali oleh petugas. Warga juga hampir tiap hari melakukan penyemprotan mandiri,” terangnya.

Lurah Lamper Kidul, Marzuki menyebut, pada Mei lalu Kelurahan Lamper Kidul masih masuk dalam zona hijau. Namun, penularan Covid-19 akhir-akhir ini memang begitu drastis.

Pihaknya pun sudah membekali berbagai peralatan kesehatan di masing-masing wilayah. Kelurahan telah menganggarkan Rp 150 juta untuk pembelian alat kesehatan di antaranya alat semprot disinfektan, tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, dan masker.(HS)

Share This

Tengah Malam, Wabup Kunjungi Rumah Isolasi Mandiri Terpusat Di Kaliwungu

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Bank Jateng Kampanyekan Gerakan Eling Lan Ngelingke